Pasca Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur, Komisi VI Bakal Panggil KAI untuk Desak Peningkatan Keselamatan Penumpang - Telusur

Pasca Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur, Komisi VI Bakal Panggil KAI untuk Desak Peningkatan Keselamatan Penumpang

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto

telusur.co.id - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto, menyampaikan ucapan duka mendalam atas peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang terdampak.

“Peristiwa ini menjadi catatan serius dan sekaligus peringatan keras bahwa keselamatan operasional transportasi publik harus menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam keterangan pada wartawan (29/4).

Menurutnya, Komisi VI DPR RI akan terus mengawal penanganan kasus ini agar berjalan secara transparan dan akuntabel. Dalam masa sidang mendatang, Komisi VI berencana memanggil PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk meminta penjelasan lengkap serta langkah-langkah perbaikan yang konkret.

“Kami akan memastikan agar kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api tetap terjaga dan semakin kuat,” ujarnya.

Adisatrya menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh yang dilakukan PT KAI. Perusahaan BUMN tersebut diminta untuk mengevaluasi sistem operasional, manajemen keselamatan, serta standar prosedur yang selama ini diterapkan.

“Apapun faktor penyebab pasti dari kejadian tersebut harus menjadi dasar perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.

Selain itu, aspek perlindungan konsumen juga menjadi sorotan. Penumpang sebagai pengguna jasa berhak mendapatkan jaminan keamanan dan keselamatan yang maksimal.

Komisi VI mendorong PT KAI untuk meningkatkan standar layanan dan keselamatan, memperkuat sistem mitigasi risiko, serta meningkatkan kesiapan penanganan darurat di seluruh jaringan perkeretaapian nasional.

“Kami akan terus mendorong agar keselamatan bukan hanya menjadi slogan, melainkan menjadi budaya dan komitmen nyata dalam setiap operasional kereta api di Indonesia,” pungkasnya


Tinggalkan Komentar