Polri Pastikan Informasi yang Sebut Jakarta Bakal Lockdown Hoaks - Telusur

Polri Pastikan Informasi yang Sebut Jakarta Bakal Lockdown Hoaks

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (foto: Humas Polri)

telusur.co.id - Beredar luas di media sosial bila pemerintah akan melakukan lockdown dalam waktu dekat ini. Bahkan informasinya, Jakarta akan lockdown total mulai Jumat pukul 20.00 hingga Senin pukul 05.00 WIB.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kabar yang beredar di media sosial itu tidak benar alias hoaks. Belum ada keputusan pemerintah yang menyebut akan melakukan lockdown di sejumlah wilayah.

"Memang kontennya biasa saja, tetapi isinya bisa bersifat menghasut dan bisa membuat fitnah,” ujar Argo dalam konferensi pers daring, Jumat (5/2/21).

Hoaks, sambung Argo, tidak boleh dibiarkan dan disebarluaskan. Karena bila dibiarkan dampak hoaks bisa sangat besar, mulai pembentukan opini negatif hingga perpecahan bangsa.

"Hoaks bisa menimbulkan disintegrasi bangsa. Ini dampak daripada hoaks, jadi ini sangat-sangat dikhawatirkan dengan hoaks tersebut,” katanya.

Lebih jauh Argo mengingatkan, pembuat dan penyebar hoaks dapat dijerat pidana sesuai Undang-undang yang berlaku. Oleh karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak bermedia sosial.

"Kadang-kadang dari grup sebelah langsung digeser atau dikirimkan. Tapi tetap dibaca betul, kalau memang tidak benar jangan di-share kembali," tegasnya.

Jika ada informasi lockdown, sambung Argo, pasti pemerintah akan menginformasikan melalui saluran-saluran media, dan laman daring resmi. Masyarakat juga dapat mengecek apakah informasi yang didapat benar atau hoaks.

"Kita dari kepolisian dan Kemenkes mengharapkan masyarakat untuk melihat dari pada broadcast itu. Sudah disampaikan bisa dicek di situs Kemenkes dan ada nomor kontaknya di sana," pungkasnya. (tp)
 


Tinggalkan Komentar