Quinones dan Jimenez Antar Meksiko ke 16 Besar, Ekuador Tersingkir di Hadapan Tuan Rumah - Telusur

Quinones dan Jimenez Antar Meksiko ke 16 Besar, Ekuador Tersingkir di Hadapan Tuan Rumah

Timnas Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026

telusur.co.id - Timnas Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Ekuador dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di Mexico City Stadium, Rabu (1/7/2026).

Di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri, El Tri tampil efektif dan klinis untuk mengamankan kemenangan berkat gol Julian Quinones dan Raul Jimenez pada babak pertama.

Meski kalah dalam penguasaan bola, tim asuhan Javier Aguirre justru menunjukkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan lawannya. Meksiko hanya mencatatkan 43 persen penguasaan bola, sementara Ekuador mendominasi dengan 57 persen, namun gagal mengubah dominasi tersebut menjadi gol.

Meksiko langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Raul Jimenez membuka ancaman lewat sundulan pada menit ketujuh, namun bola masih melebar dari sasaran.

Beberapa menit kemudian, Gilberto Mora hampir memanfaatkan bola liar di depan gawang Ekuador, tetapi peluang emas tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Ekuador merespons dengan cepat dan nyaris membuka keunggulan pada menit ke-18. John Yeboah berhasil menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang hanya membentur tiang gawang Meksiko.

Momentum pertandingan kemudian berbalik memihak tuan rumah.

Pada menit ke-22, Julian Quinones memecah kebuntuan setelah menerima umpan terobosan matang dari Roberto Alvarado. Penyerang Meksiko itu melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kiri atas gawang Hernan Galindez tanpa mampu dihalau.

Gol tersebut membakar semangat para pemain Meksiko yang terus menekan pertahanan lawan.

Hanya sembilan menit berselang, Raul Jimenez menggandakan keunggulan El Tri melalui penyelesaian apik dari luar kotak penalti setelah menerima kombinasi umpan cerdas dari Quinones. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Ekuador mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Sebastian Beccacece melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Angelo Preciado, Yaimar Medina, Kevin Rodriguez, Jordy Caicedo, dan Kendry Paez untuk menambah daya gedor timnya.

Upaya tersebut sempat menghadirkan peluang berbahaya pada menit ke-74 ketika Kevin Rodriguez menerima umpan lambung dari Moises Caicedo. Namun, penyelesaian akhirnya masih melenceng tipis di sisi gawang Meksiko.

Di sisi lain, Meksiko juga beberapa kali mengancam untuk menambah keunggulan. Johan Vasquez dan Cesar Montes memperoleh peluang dari situasi bola mati, sementara Orbelin Pineda gagal memanfaatkan kesempatan emas setelah tembakannya melebar tipis dari sasaran.

Drama terjadi pada masa tambahan waktu ketika pertandingan mulai memanas. Kendry Paez dan Moises Caicedo menerima kartu kuning, sebelum petaka menghampiri Ekuador pada menit ke-90+5.

Bek andalan mereka, Piero Hincapie, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah wasit Slavko Vincic meninjau ulang pelanggaran melalui VAR dan mengubah keputusan awal menjadi kartu merah langsung.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Meksiko tidak berubah.

Kemenangan ini membawa Meksiko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan menjaga mimpi tuan rumah untuk melaju lebih jauh di hadapan pendukungnya sendiri.

Sementara itu, Ekuador harus mengakhiri perjalanan mereka di babak 32 besar meski tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.

Pada akhirnya, efektivitas menjadi pembeda. Meksiko membuktikan bahwa dalam sepak bola, penguasaan bola bukanlah segalanya jika peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.


Tinggalkan Komentar