Senator Ning Lia Istifhama: Menjaga Demokrasi Lewat Integritas dan Keteladanan - Telusur

Senator Ning Lia Istifhama: Menjaga Demokrasi Lewat Integritas dan Keteladanan

Anggota DPD RI, Ning Lia Istifhama. Sumber Foto: ist

telusur.co.id - Di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks dari menurunnya kepercayaan publik hingga maraknya disinformasi figur publik dengan keteladanan menjadi kunci menjaga kualitas demokrasi tetap sehat. Senator Lia Istifhama menegaskan peran strategisnya melalui politik berintegritas dan berorientasi publik.

Menurut Ning Lia, keberlangsungan demokrasi tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga keteladanan politisi, media, dan masyarakat. “Demokrasi harus dijaga dengan cara yang baik. Kuncinya ada pada integritas, keteladanan, dan bagaimana kita menjaga kepercayaan publik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (23/4/2026) .

Keponakan Khofifah Indar Parawansa ini aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam sektor pendidikan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, dan penguatan nilai kebangsaan. Ia menekankan pentingnya informasi objektif sebagai pilar demokrasi, serta mendorong generasi muda untuk tidak bersikap apatis.

“Anak muda jangan apatis. Demokrasi harus dijaga bersama. Menjadi politisi berarti memberi contoh baik, menghormati narasumber, dan menghadirkan informasi objektif. Dengan begitu, kita bisa menjadi inspirasi bagi publik maupun media,” tegasnya.

Dalam praktik politik, Ning Lia dikenal dengan pendekatan inklusif dan dialogis, aktif berkomunikasi dengan pesantren, komunitas perempuan, pemuda, hingga masyarakat akar rumput, baik di lapangan maupun ruang digital.

Tingkat kepercayaan publik terhadapnya tercermin dari perolehan 2.739.123 suara pada Pemilu lalu, serta survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen, tertinggi di antara legislator Jawa Timur.

Latar belakang keluarganya dari Nahdlatul Ulama turut membentuk karakter kepemimpinannya yang religius dan membumi. Di luar aktivitas politik, Ning Lia aktif menulis artikel tentang politik, pendidikan, dan kepemimpinan perempuan, sebagai upaya memperkuat literasi publik.


Tinggalkan Komentar