telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza tetap tenang dengan persaingan di papan atas klasemen. Ia tahu saat ini Macan Kemayoran tertinggal enam poin usai dipermalukan di kandang sendiri dari Arema FC.
Bermain di depan puluhan ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rizky RIdho dan kawan-kawan secara mengejutkan takluk dengan skor 2-0 pada pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Dua gol Singo Edan tercipta di penghujung babak kedua oleh legiun asing barunya Gabriel Silva.
Kekalahan tersebut menjadi pil pahit Persija dalam mengejar persaingan perebutan gelar juara musim ini. Persija tertahan di posisi ketiga dengan selisih enam poin dari seteru abadinya Persib Bandung.
Persija mengoleksi 41 poin, sementara Persib dengan 47 poin. Borneo FC yang berada di posisi kedua meraih 46 poin. \
Pada pekan ke-20, Persib menang 2-0 atas Malut United di Bandung. Di sisi lain, Borneo FC membawa pulang tiga poin di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Dengan situasi defisit poin ini, Mauricio Souza tidak terlalu memusingkannya. Baginya, persaingan masih bisa dikejar karena liga sendiri masih banyak pertandingan yang akan dimainkan.
"Tentang Persib Bandung, kami tertinggal enam poin di belakang, kami hanya bisa mengendalikan diri kami sendiri, kami hanya bisa mengendalikan poin kami sendiri," kata Souza pada jumpa pers usai pertandingan, Minggu (8/2).
"Tanpa ragu, ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Terutama karena dua lawan (Persib dan Borneo FC) di atas kita (klasemen) meraih kemenangan," lanjutnya.
Meski demikian, ia tahu betul timnya membutuhkan kemenangan agar memotong selisih poin dengan dua pesaingnya.
"Dan kami butuh menang untuk tetap menjaga jarak tetap dekat dengan mereka."
"Yah, ini adalah pertandingan ketiga di putaran kedua. Masih banyak persaingan dan perjalanan panjang di depan," jelas Souza.
Lantas ia langsung mengalihkan fokus untuk mengevaluasi para pemainnya jelang pekan selanjutnya.
Fokus saya sekarang adalah membimbing pemain-pemain yang baru bergabung agar lebih baik.
Khususnya untuk mempercepat adaptasi para pemain barunya yang masuk di bursa paruh musim Super League.
"Kami kehilangan delapan pemain. Dan hari ini kami kekurangan tiga pemain (yang absen). Ada pemain, Mauro (Zijlstra) contohnya, yang baru mengikuti satu kali sesi latihan bersama kami," pungkas pelatih asal Brasil tersebut.
"Jadi, yang harus kami lakukan sekarang adalah membuat semua orang bugar kembali dan menyatukan grup kami lagi," tegasnya menambahkan.
Pada pekan selanjutnya, Persija dihadapkan akan jadwal berat selanjutnya. Macan Kemayoran dijadwalkan bertandang ke markas Bali United pada Minggu (15/2).



