telusur.co.id -PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar sesi berbagi (sharing session) bersama 72 mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Islam Bandung (UNISBA), Senin (5/5), di kantor TPS, Jalan Tanjung Mutiara 1 Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan pada pilar pendidikan dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan terminal peti kemas dari perspektif ilmu akuntansi, termasuk penerapan akuntansi modern dalam mendukung keberlanjutan perusahaan.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum bagi TPS untuk berbagi praktik terbaik kepada mahasiswa. Kami ingin memberikan gambaran bahwa ilmu akuntansi saat ini tidak lagi bersifat konvensional. Ilmu akuntansi telah berkembang termasuk perannya dalam mengukur dampak sosial melalui Social Return on Investment (SROI) serta pengelolaan dan pelaporan kinerja berkelanjutan melalui Sustainability Report,” ujar Erika.
Ia menjelaskan, sebagai perusahaan yang bergerak di sektor kepelabuhanan, TPS secara konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Dalam konteks tersebut, akuntansi memiliki peran strategis dalam mendukung proses pengambilan keputusan manajemen.
Pada sesi pemaparan, TPS juga menjelaskan implementasi aspek Environmental, Social and Governance (ESG) dalam pengelolaan terminal peti kemas. Mahasiswa diperkenalkan pada bagaimana sistem akuntansi mendukung transparansi, akuntabilitas, hingga pelaporan keberlanjutan perusahaan.
Selain pemaparan materi, kegiatan turut diisi dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan praktisi TPS. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai tantangan serta peluang profesi akuntan di sektor logistik dan kepelabuhanan.
TPS berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan industri sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui program TJSL yang berkelanjutan.



