Trump Tuduh Iran “Bermain-main”, Yakin Teheran Ingin Capai Kesepakatan Damai - Telusur

Trump Tuduh Iran “Bermain-main”, Yakin Teheran Ingin Capai Kesepakatan Damai

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

telusur.co.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuduh Iran bersikap tidak konsisten dalam komunikasi diplomatik, namun tetap meyakini bahwa Teheran ingin mencapai kesepakatan damai dengan Washington.

“Yang tidak saya suka dari Iran adalah mereka berbicara kepada saya dengan penuh hormat, lalu di televisi mereka berkata ‘Kami tidak berbicara dengan Presiden.’ Padahal saya baru saja berbicara… Mereka bermain-main. Tapi saya katakan, mereka ingin membuat kesepakatan,” ujar Trump kepada wartawan.

Meski menyampaikan keyakinannya, Trump menolak merinci tindakan apa yang akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Iran. “Nanti Anda akan tahu, karena saya akan memberi tahu. Mereka tahu apa yang harus dilakukan, dan tahu apa yang tidak boleh dilakukan,” tambahnya.

Dalam perkembangan lain, Trump mengumumkan inisiatif “Project Freedom” yang bertujuan membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz agar dapat keluar dengan aman.

Namun, ketegangan tetap meningkat setelah media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa militer Iran mencegah kapal Amerika Serikat memasuki Selat Hormuz dengan menembakkan dua rudal ke arah kapal perang. Klaim tersebut kemudian dibantah oleh Komando Pusat AS.

Situasi di kawasan terus memanas sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil. Ketegangan tersebut sempat mereda setelah pengumuman gencatan senjata dua pekan pada 7 April, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad, Pakistan, gagal menghasilkan kesepakatan yang berkelanjutan.

Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan guna memberi waktu bagi Iran menyusun apa yang disebutnya sebagai “proposal terpadu”, di tengah upaya meredakan konflik yang masih berlangsung. [ham]


Tinggalkan Komentar