telusur.co.id -Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah Rapat Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang berlangsung di Hall Sriwijaya, ASEEC Tower, Jumat (5/6/2026). Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) untuk memperkuat sinergi serta menyatukan langkah dalam memajukan pendidikan tinggi nasional.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para pimpinan PTN dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat MRPTNI merupakan sebuah kehormatan bagi UNAIR.
Prof. Madyan menilai forum MRPTNI memiliki peran penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi negeri saat ini. Melalui forum tersebut, para pimpinan PTN dapat memperkuat sinergi, berbagi perspektif, serta merumuskan langkah bersama untuk kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
“Semoga pertemuan ini berlangsung dengan lancar, produktif, dan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi nasional,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dari MRPTNI maupun UNAIR yang telah mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terus diperkuat antarkampus negeri akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
“Semoga forum ini semakin memperkuat kolaborasi perguruan tinggi negeri dalam mengawal kemajuan pendidikan tinggi dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengapresiasi dukungan Universitas Airlangga sebagai tuan rumah rapat pengurus MRPTNI. Ia menilai seluruh agenda kegiatan dapat berlangsung optimal berkat dukungan dan fasilitas yang disediakan UNAIR.
Prof. Eduart juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan pimpinan PTN yang hadir serta berpartisipasi aktif dalam forum tersebut. Menurutnya, kehadiran para peserta mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi negeri di Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UNAIR yang telah memfasilitasi rapat ini dengan sebaik mungkin. Terima kasih juga atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Insyaallah, kebersamaan yang terjalin di UNAIR ini akan mendorong peningkatan kualitas dan mutu perguruan tinggi negeri untuk negara tercinta kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MRPTNI memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi antar-PTN dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi. Melalui forum tersebut, para pimpinan perguruan tinggi dapat saling bertukar gagasan, memperkuat kerja sama, serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan tinggi nasional.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal MRPTNI, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., memaparkan capaian program kerja MRPTNI sepanjang semester pertama 2026. Ia menyebutkan bahwa sejak Januari hingga Juni 2026, MRPTNI telah merealisasikan 23 program kerja yang melibatkan berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.
“Sepanjang Januari hingga Juni 2026, MRPTNI telah melaksanakan 23 program kerja yang pelaksanaannya dibagi di beberapa perguruan tinggi negeri,” ujarnya.
Menurut Prof. Muryanto, sebagian besar kegiatan pada periode tersebut dilaksanakan di wilayah Sumatra. Hal itu berkaitan dengan berbagai aksi kemanusiaan dan dukungan yang diberikan perguruan tinggi dalam merespons sejumlah bencana yang terjadi di kawasan tersebut.
Selain menjalankan program di dalam negeri, MRPTNI juga terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Salah satunya melalui pelaksanaan rapat koordinasi teknis bersama mitra luar negeri yang diinisiasi oleh MRPTNI.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi global sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.



