telusur.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air terus melakukan upaya untuk melakukan pengendalian banjir di musim hujan saat ini.
Sekretaris Eksekutif Visi Indonesia Ade Andriansa mengatakan, pihaknya mempunyai harapan besar akan hal itu.
"Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang dipimpin H. Juaini Yusuf memiliki program andalan, salah satunya program pengendalian banjir melalui sodetan Kali Ciliwung, kami mempunyai harapan besar untuk suksesnya program tersebut," kata Ade kepada wartawan, Jumat (29/1/21).
Ade pun mengapresiasi program pengendalian banjir yang dilakukan Dinas SDA Pemprov DKI Jakarta. Menurut Ade, hal itu sangat membantu masyarakat Jakarta yang biasanya menjadi korban banjir.
"Bagi kami warga Jakarta, ini adalah bentuk tanggung jawab dari Dinas SDA DKI di bawah kepemimpinan H. Juaini Yusuf," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini Yusuf menyampaikan, pihaknya akan membangun lima rumah pompa baru di kawasan rawan banjir tahun ini. Rumah pompa akan didirikan di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jati Pinggir, Jakarta Pusat, serta Green Garden dan Kamal, Jakarta Barat.
"Harapannya di kawasan itu bisa kami antisipasi dari banjir ataupun genangan,” kata dia.
Dinas SDA juga berencana membuat waduk di lima lokasi. Empat di antaranya, Waduk Brigif dan Waduk Lebak Bulus di Jakarta Selatan. Waduk Pondok Ranggon dan Waduk Kampung Rambutan di Jakarta Timur.
Menurut Juaini, waduk diperuntukkan mencegah banjir memasuki kawasan hunian penduduk. Dinas SDA, jelas dia, bakal membuat sodetan di sungai agar luapan air mengalir ke waduk. Dengan begitu, debit air sungai yang berpotensi membuat banjir di permukiman penduduk akan berkurang. [Tp]



