Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, akan meminta keterangan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diasparbud) dan penyelenggara acara ‘Untukmu Indonesia’ terkait bagi-bagi sembako gratis ke warga di Monas.
“Jadi buat kami ini yang kita panggil penyelenggaranya dan siapa dibalik penyelenggaranya,” kata Sandi di Kawasan Medan Merdeka, Jakarta, Minggu (29/4/18).
Sandi menjelaskan, izin untuk acara Monas, hanya untuk kegiatan keagamaan, sosial, budaya dan olahraga. Namun, even ‘Untukmu Indonesia’ telah menyimpang dari izin yang diberikan, karena aktivitas bagi-bagi sembako gratis.
“Yang kemarin itu terus terang kami akan evaluasi karena menimbulkan begitu banyak kemacetan dan dampak terhadap sampah. Ini sedang kita tabulasi dampak menyeluruhnya dan akan kita panggil dinas terkait bahwa kedepan kalau ada bagi-bagi sembako saya diberi tahu. Ini ada unsur politiknya atau nggak?,” tegas Sandi.
Meski demikian, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengajak agar publik untuk berfikir khusnudzon agar menemukan latar belakang dari acara Untukmu Indonesia, sehingga menimbulkan begitu banyak permasalahan, terkhusus sampah dan kemacetan.
“Mari kita jangan sudhzon, kita lihat secara matang secara integratif, komprehensif, apa yang terjadi di hari sabtu kemarin dua dinas yang menerbitkan surat izin seperti dinas pariwisata dan budaya dan pendidikan akan kita konstruksikan,” tukas dia.[far]



