Wakil Ketua DPRD DKI Sambut Rencana TransJakarta ke Kepulauan Seribu, Dorong Tarif Terjangkau - Telusur

Wakil Ketua DPRD DKI Sambut Rencana TransJakarta ke Kepulauan Seribu, Dorong Tarif Terjangkau

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino

telusur.co.id - Gagasan menghadirkan transportasi laut murah bagi warga Kepulauan Seribu yang sebelumnya didorong Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, kini mendapat momentum baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka layanan TransJakarta menuju Kepulauan Seribu pada 2027 untuk mempermudah mobilitas warga kepulauan dengan wilayah Jakarta daratan.

Gagasan tersebut sebelumnya dibahas Wibi saat menerima audiensi organisasi kepemudaan Jakarta Maju Bersama (JMB) di ruang Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta pada 18 Mei 2026. Dalam pertemuan itu, Wibi menyoroti tingginya biaya transportasi laut yang masih menjadi salah satu hambatan mobilitas masyarakat Kepulauan Seribu.

Menurut Wibi, warga Kepulauan Seribu hingga kini masih bergantung pada layanan kapal milik Dinas Perhubungan untuk melakukan perjalanan menuju wilayah Jakarta daratan. Karena itu, ia mendorong adanya kajian layanan TransJakarta Laut dengan tarif yang murah dan terjangkau bagi masyarakat.

"Tentu ini suatu yang amat menggembirakan, sejak dulu kami berharap supaya saudara-saudara kita di Pulau Seribu bisa merasakan moda transportasi murah seperti Transjakarta dengan tarif sekitar Rp3.500 untuk membantu mobilitas warga antar pulau," kata Wibi Andrino di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Wibi menilai transportasi laut dengan tarif terjangkau tidak hanya akan membantu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu.

Gagasan tersebut kembali mendapat perhatian setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan membuka layanan TransJakarta menuju Kepulauan Seribu pada 2027. Pernyataan itu disampaikan Pramono saat meluncurkan layanan Call Center 1500813 Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).

Pramono mengatakan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu nantinya akan dialihkan dari Dinas Perhubungan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dalam hal ini TransJakarta. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan dan kepastian transportasi bagi warga Kepulauan Seribu yang bepergian ke wilayah Jakarta lainnya.

Wibi menyambut baik arah kebijakan tersebut. Menurutnya, kesetaraan akses transportasi merupakan bagian penting dari upaya memastikan warga Kepulauan Seribu memperoleh pelayanan publik yang setara sebagai bagian dari masyarakat Jakarta.

"Kajian layanan TransJakarta Laut nantinya tidak hanya memperhatikan konektivitas menuju daratan Jakarta, tetapi juga kebutuhan mobilitas antarwilayah kepulauan. Dengan tarif yang terjangkau, transportasi laut diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem transportasi publik Jakarta yang terintegrasi," harapnya.

Menurut Wibi, penyediaan transportasi publik yang terjangkau bagi warga Kepulauan Seribu menjadi salah satu bagian dari upaya menghadirkan kesetaraan pelayanan bagi seluruh warga Jakarta. Ia berharap rencana layanan TransJakarta menuju Kepulauan Seribu dapat diterjemahkan ke dalam skema yang konkret, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat kepulauan.

"Bagaimana membangun awareness untuk membuat warga Jakarta menjadi good citizenship, memahami hak dan kewajibannya. Warga yang tinggal di wilayah kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses transportasi publik yang aman, terjangkau, dan mudah terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jakarta," imbuhnya. [ham]


Tinggalkan Komentar