Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo mempertanyakan promosi Yoseph John Ferry ke posisi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Cibinong.
Pasalnya, sebelum menduduki jabatan tersebut, Yoseph pernah bertugas sebagai Kepala Satuan Pengamanan Rutan Narkoba Salemba pada 2024. Saat itu, tercatat tujuh narapidana kasus narkoba melarikan diri.
Persoalan tersebut diungkap Yanuar saat rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
"Yang kedua, temuannya ini ada Kasi Binadik, Pak Yoseph. Yang tahun 2024 bertugas di Rutan Salemba sebagai Kepala Satuan Pengamanan Rutan," ujar Yanuar.
Politisi PKS tersebut kemudian mengingatkan Mashudi mengenai peristiwa kaburnya tujuh narapidana narkoba ketika Yoseph masih menjabat sebagai Kepala Satuan Pengamanan Rutan Narkoba Salemba.
"Yang pada saat anda dinas disana, ada tujuh narapidana narkoba kabur," lanjut Yanuar.
Menurut Yanuar, persoalan itu semestinya menjadi bagian dari evaluasi sebelum seorang pejabat mendapatkan promosi. Dia pun meminta penjelasan mengenai pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.
"Coba bisa dibayangkan pak, 2024 mas Yoseph ini sebagai Kepala Pengamanan Rutan (Salemba). 7 narapidana kabur. 2024 bulan November, sekarang (September 2026) promosi jabatan," tutur dia.
Yanuar juga menyoroti mekanisme mutasi dan promosi di lingkungan Pemasyarakatan. Dia menekankan agar rotasi jabatan tidak berubah menjadi sarana untuk mengamankan persoalan internal.
Dia bahkan mengingatkan agar mutasi tidak digunakan sebagai instrumen untuk kepentingan yang menyimpang.
"Dan yang lebih mengerikan lagi, kalau ini dijadikan instrumen untuk penyimpangan," lanjut Yanuar.
Di hadapan Mashudi, Yanuar kemudian meminta jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membenahi persoalan tersebut.
"Maka saya minta ke Pak Dirjen Imipas tadi, kalau masih sanggup bereskan ini pak," ungkap dia.
Selain itu, dia turut mencecar Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto ihwal keberadaan pigura terpidana korupsi Jimmy Masrin di ruang rumah dinas.
Dia mempertanyakan bagaimana pigura tersebut bisa berada di area yang disorot dalam inspeksi mendadak Ombudsman RI.
"Bagaimana ceritanya pigura Jimmy Masrin bisa ada dalam ruang rumah dinas?," ketus dia.
Wisnu tampak mencari dokumen untuk memastikan informasi mengenai keberadaan Jimmy Masrin. Arif lantas menegur Wisnu karena respons tersebut dinilai terlalu lama.
"Kenapa lama sekali," timpal dia.
Arif kemudian menanyakan sudah berapa lama Jimmy Masrin berada di Lapas Cibinong dan sejak kapan keberadaannya diketahui oleh pihak lapas.
"Sudah berapa lama anda tahu pak Jimmy ada disitu?," tambah dia.
Lebih jauh, dia meminta jajaran Lapas Cibinong menyampaikan fakta mengenai persoalan tersebut. Dia mengatakan publik perlu mendapatkan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya yang terjadi di lapas.
Editor: Risyad.