Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), melontarkan kritik tajam terkait kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) jelang laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026/2027. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menyoroti buruknya kualitas lapangan yang dinilai tak lepas dari tingginya intensitas penggunaan stadion untuk acara non-olahraga.
Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada pertandingan yang akan dihelat di JIS, Senin (26/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga kandang ini menjadi momen krusial bagi skuad Macan Kemayoran untuk mengamankan poin penuh demi mempertahankan posisi puncak di klasemen sementara. Sayangnya, ambisi tersebut sedikit menemui kendala teknis akibat permukaan lapangan yang dinilai STY tidak dalam kondisi optimal untuk skema permainan tim.
STY menegaskan bahwa identitas utama stadion berkapasitas 82.000 penonton tersebut sejatinya adalah sarana olahraga, sehingga peruntukannya tidak boleh menyimpang.
"Pertama-tama, karena JIS adalah stadion khusus sepak bola, maka manajemen perawatannya harus diprioritaskan untuk sepak bola. Hanya dengan begitu kita bisa menyuguhkan pertandingan yang bagus," ujar Shin Tae-yong pada konferensi pers jelang laga di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Minggu (25/10/2026).
Sebagai catatan, JIS dalam satu bulan terakhir lebih banyak digunakan untuk mengakomodasi agenda hiburan internasional alih-alih pertandingan kandang Persija.
Stadion tersebut menjadi lokasi konser The Weeknd selama dua hari beruntun pada 26 dan 27 September 2026, dilanjutkan dengan konser band heavy metal Avenged Sevenfold pada 10 Oktober 2026.
Selama periode tersebut, rumput lapangan utama JIS dikabarkan terpaksa dipindahkan ke tempat nursery sementara milik pengelola. Meski, telah dipindahkan ke dalam stadion, nampak beberapa sisi rumput tidak prima.
Penggunaan intensif untuk acara musik ini diakui STY merusak kualitas rumput yang esensial bagi kelancaran sirkulasi bola. Skema permainan yang dimilikinya dinilai tidak cukup optimal diperagakan di laga krusial nanti.
"Karena saat ini stadion terlalu banyak digunakan untuk kegiatan di luar sepak bola, kondisi lapangan rumputnya menjadi sangat buruk dan performa permainan yang baik tidak bisa ditunjukkan," ungkapnya.
Ke depannya, STY berharap ada ketegasan dan evaluasi menyeluruh dari pihak pengelola stadion terkait kebijakan penyewaan agar tidak mengorbankan kualitas infrastruktur pertandingan.
"Singkatnya, sebagai stadion khusus sepak bola, saya sangat memohon agar lapangan JIS ini bisa dikelola dengan lebih baik lagi ke depannya," tutup mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.
Skuad Macan Kemayoran dalam performa bagus di awal musim Super League 2026/2027 ini. Rizky Ridho cs telah mengantongi 15 poin dari lima kemenangan dan satu kekalahan.
Sang lawan, Persik tidak bisa dianggap remeh. Skuad Macan Putih asuhan pelatih Marcos Reina menjadi tim paling sedikit kebobolan dalam enam pekan awal liga kasta teratas Indonesia.