Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya saat menghadapi PSIS Semarang pada pekan kedua Grup A Championship 2026/2027.
Pertandingan kontra Mahesa Jenar berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (20/9/2026).
Kabau Sirah unggul cepat pada menit kedelapan lewat sundulan Igor Cukovic. Kelengahan di menit akhir laga membuyarkan kemenangan di depan mata usai Hari Nur Yulianto menjebol gawang kiper Ikram Al Giffari.
Nil Maizar menilai kedua tim telah menunjukkan permainan yang menarik. Namun, ia menyayangkan sejumlah keputusan wasit yang menurutnya berat sebelah. Wasit kerap salah dalam mengambil keputusan.
"Dua tim bermain secara luar biasa. Hanya saja, saya sedikit kecewa dengan wasit. Ada beberapa keputusan yang menurut saya tidak seimbang, jadi saya kecewa," ujar Nil Maizar kepada pewarta usai pertandingan.
Menurutnya, sejumlah keputusan tersebut cukup memengaruhi konsentrasi pasukannya, khususnya ketika pertandingan memasuki menit krusial seperti babak kedua dan menit-menit akhir.
"Saya rasa kurang enak ditontonnya. Anak-anak sedikit terpengaruh sehingga konsentrasi mereka di babak kedua, terutama pada menit-menit akhir, buyar," ungkapnya.
Lebih lanjut, Nil juga menyoroti beberapa pelanggaran terhadap pemain Semen Padang yang tidak tidak berujung kartu kuning kepada pemain PSIS. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang membuat dirinya mempertanyakan kepemimpinan wasit.
"Pemain kami dihantam, tetapi tidak diberikan kartu kuning. Ada beberapa kejadian seperti itu," pungkas Nil.
Pelatih kelahiran Sumatera Barat ini berharap ke depan performa wasit lebih adil sehingga jalannya pertandingan lebih menarik.
"Mudah-mudahan ke depan wasit bisa lebih fair," lanjutnya.
Di sisi lain, Nil Maizar tetap mengakui pertandingan berjalan menarik. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga jalannya kompetisi agar berlangsung dengan baik.
"Namun, pertandingan tetap menarik. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar," ucap Nil.
Selain menyoroti kepemimpinan wasit, pelatih berusia 56 tahun ini menekankan evaluasi harus dilakukan Semen Padang setelah gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Menurutnya, kelengahan fokus dalam menjaga pemain lawan menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki. Ia menegaskan konsentrasi dalam bertahan wajib dimiliki oleh seluruh pemainnya.
"Tadi kami lengah ketika bertahan. Tidak ada penjagaan. Nah, itu yang akan kami evaluasi."
"Dalam sepak bola, tidak boleh satu detik saja kita kehilangan penjagaan, karena bola bisa masuk," tegas Nil Maizar.
Pada laga selanjutnya, Safruddin Tahar dan kawan-kawan bakal menyambangi markas PSGC Ciamis pada 26 September 2026 mendatang.
Sementara itu, PSIS Semarang dijadwalkan menantang tuan rumah Persiku Kudus pada 27 September.