Tahan Imbang Semen Padang 1-1, Widodo C Putro Akui Skuad PSIS Semarang Telat Panas

by Risyad Avisena |
Tahan Imbang Semen Padang 1-1, Widodo C Putro Akui Skuad PSIS Semarang Telat Panas
Duel pemain Semen Padang FC (merah) dengan PSIS Semarang (putih). Foto: Telusur.co.id/Wijdanu Rahadian.

Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, tetap mensyukuri keberhasilan tim asuhannya mencuri satu poin saat bertandang ke markas Semen Padang pada laga pekan kedua Grup A Championship 2026/2027.

Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (20/9/2026), skuad Laskar Mahesa Jenar menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1.

Dalam laga tersebut, PSIS harus tertinggal lebih dahulu dari tuan rumah pada menit ke-8 usai gol Igor Cukovic sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan secara dramatis jelang akhir pertandingan melalui kapten tim Hari Nur Yulianto.

Widodo mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya mematok target tiga poin dalam lawatan ke Bekasi kali ini.

"Target kami datang ke sini tentu ingin mendapatkan poin. Target yang paling tinggi adalah meraih tiga poin. Namun, kami hanya mendapatkan satu poin dan tentu tetap kami syukuri," ujar Widodo kepada pewarta usai pertandingan.

Lebih lanjut, juru taktik kelahiran Cilacap tersebut menilai jalannya laga berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama tampil terbuka. Namun, ia tak menampik bahwa para pemainnya sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada babak pertama.

"Pertandingan tadi berlangsung sangat atraktif. Kedua tim saling menyerang. Namun, pada babak pertama kami sedikit canggung dan masih beradaptasi dengan situasi pertandingan," ungkapnya.

Proses adaptasi yang berjalan lambat di awal laga tersebut membuat PSIS sempat tertekan. Widodo menyoroti lambatnya para pemain merespons tempo pertandingan pada menit-menit krusial.

"Tentu ada perubahan. Pada menit-menit awal, sekitar tujuh menit pertama, pemain kami belum sepenuhnya menyatu dan masih beradaptasi dengan pertandingan," jelas mantan pelatih Bali United tersebut.

Namun demikian, Widodo memuji respons anak asuhnya yang perlahan bangkit, menemukan sentuhan mereka, dan pantang menyerah hingga akhirnya mencetak gol penyeimbang di penghujung laga yang menyelamatkan PSIS dari kekalahan.

"Setelah itu, kami mulai bisa memainkan bola dan menjalankan permainan yang seharusnya. Itulah karakter permainan PSIS," tegasnya.

Menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi Championship 2026/2027, Widodo akan menjadikan kelengahan di awal pertandingan sebagai bahan evaluasi utama.

"Saya berharap ke depan para pemain sudah siap sejak menit awal," tutupnya.

Tambahan satu poin dari markas Semen Padang FC membuat PSIS mengemas empat poin dari dua laga yang telah dimainkan. Pada laga selanjutnya, Komang Tri dan kawan-kawan akan bertandang ke markas Persiku Kudus pada Minggu 27 September 2026.

Komentar

Berita Terkait