telusur.co.id -Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui keberhasilan mahasiswa yang mengikuti International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE) di St. John's University (SJU), Taiwan.
Pada prosesi wisuda yang digelar baru-baru ini, Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., bersama Kepala Kantor Urusan Internasional, Prof. Iwan Syarif, Ph.D., hadir secara langsung untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka di Taiwan.
Program INTENSE merupakan program yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Taiwan (Ministry of Education Taiwan) untuk menyiapkan talenta internasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Pada wisuda tahun 2026, PENS tercatat sebagai perguruan tinggi dengan jumlah wisudawan terbanyak dibandingkan perguruan tinggi Indonesia lainnya yang mengikuti Program INTENSE di St. John's University. Sebanyak 46 mahasiswa PENS berhasil menyelesaikan program tersebut, terdiri atas 41 mahasiswa Program 3+1 dan lima mahasiswa Program 2+2.
Selain PENS, Program INTENSE juga diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi Indonesia lainnya, di antaranya Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Islam Malang (Unisma), Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), Universitas Narotama, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
Program INTENSE memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar internasional yang terintegrasi dengan kebutuhan industri. Sejumlah perusahaan mitra yang tergabung dalam program tersebut turut hadir dalam prosesi wisuda sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta global sekaligus membuka peluang karier bagi para lulusan.
Program ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan pendidikan tinggi dengan dunia industri sehingga lulusan memiliki kesiapan kerja yang lebih baik di tingkat internasional.
Kebanggaan lain juga diraih PENS pada prosesi wisuda tahun ini. Dua mahasiswa PENS memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan Taiwan atas keberhasilan mereka mencapai kompetensi bahasa Mandarin dengan standar internasional Test of Chinese as a Foreign Language (TOCFL) Level B1.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Rakha Bisma Aldomi dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika dan Elham Cahya Rahmadani dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Telekomunikasi.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa PENS tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi internasional yang menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan kerja global.
Direktur PENS menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi sekaligus memperoleh pengakuan internasional.
“Kami bangga melihat mahasiswa PENS mampu beradaptasi dan berprestasi di lingkungan internasional. Menjadi perguruan tinggi dengan jumlah wisudawan terbanyak pada Program INTENSE tahun ini menunjukkan tingginya kepercayaan mitra internasional kepada kualitas mahasiswa PENS,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
“Penghargaan yang diraih mahasiswa PENS atas kemampuan bahasa Mandarin juga membuktikan bahwa mereka memiliki daya saing global, baik dari sisi akademik, keterampilan teknis, maupun kemampuan komunikasi lintas budaya,” lanjutnya.
Keikutsertaan mahasiswa PENS dalam Program INTENSE merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri global, serta menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Foto: Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., bersama mahasiswa PENS usai prosesi wisuda Program INTENSE 2026 di St. John's University, Taiwan.



