Anggota DPRD Jawa Barat Siti Qomariyah atau Siqom mendorong perluasan akses sertifikasi keahlian bagi pencari kerja muda di Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Dorongan tersebut disampaikan Siqom saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Bojong RT 006/RW 011, Desa Satriajaya, Jumat, 25 September 2026.
Menurut Siqom, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu diikuti dengan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki pencari kerja. Sertifikasi keahlian dapat menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi persaingan di dunia kerja.
“Anak-anak muda kita perlu memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Sertifikasi juga penting agar kompetensi yang mereka miliki memiliki pengakuan dan dapat menjadi bekal ketika mencari pekerjaan,” ujar Siqom.
Ia mendorong adanya fasilitasi sertifikasi profesi terstandarisasi bagi pencari kerja usia muda, termasuk akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mengikuti proses sertifikasi sesuai bidang keterampilan yang dimiliki.
Siqom menilai langkah tersebut perlu berjalan bersama dengan program pelatihan kerja. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan keterampilan secara teknis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi yang telah dikuasainya.
Selain sertifikasi, Siqom juga mendorong penguatan akses masyarakat terhadap informasi peluang kerja. Informasi lowongan yang mudah dijangkau serta pendampingan dalam menyiapkan portofolio dapat membantu pencari kerja menghubungkan kompetensi mereka dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, potensi usia produktif di Satriajaya perlu didukung dengan ekosistem ketenagakerjaan yang saling terhubung, mulai dari pelatihan, sertifikasi hingga akses informasi pekerjaan.
“Pelatihan, sertifikasi, dan informasi kerja harus bisa saling terhubung. Dengan begitu, masyarakat punya bekal yang lebih jelas untuk meningkatkan daya saing dan mencari peluang kerja,” katanya.
Siqom berharap penguatan kompetensi tenaga kerja lokal dapat terus menjadi perhatian dalam program peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat, khususnya bagi generasi muda yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. (VC)