telusur.co.id -Kabar membanggakan kembali datang dari alumnus Universitas Airlangga (UNAIR). Lulusan Fakultas Kedokteran (FK) angkatan 1996, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo. Pengangkatan ini menjadi puncak dari dedikasi dan profesionalisme panjangnya di dunia pelayanan serta manajemen kesehatan.
Sebelum resmi menjabat sebagai definitif, dr. Lakhsmie telah lebih dulu mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan. Baginya, masa transisi tersebut merupakan proses pembelajaran yang krusial untuk memahami perbedaan mendasar antara manajemen klinis dan kebijakan publik.
"Karena bidang yang ada di dinas kesehatan dengan di rumah sakit berbeda. Kalau di rumah sakit upaya kesehatan untuk perorangan, sedangkan di dinas kesehatan mencakup kesehatan perorangan hingga masyarakat luas," jelasnya.
Perjalanan karier dr. Lakhsmie terbilang sangat dinamis. Ia mengawali langkah di manajemen rumah sakit sebagai Kepala Seksi (Kasie) Rawat Jalan, yang ia sebut sebagai ruang belajar pertamanya.
Pengalamannya kian kaya saat ia mulai berpindah tugas ke organisasi perangkat daerah lain, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB), sebelum akhirnya kembali ke Dinas Kesehatan. Perjalanan lintas instansi ini memberinya perspektif luas dalam memahami sistem dan kebijakan kesehatan masyarakat secara komprehensif.
Meskipun resmi menjabat sejak Oktober 2025, dr. Lakhsmie mengaku sempat merasakan keraguan. Memimpin organisasi besar yang menjadi pilar utama kinerja pemerintah daerah merupakan tantangan yang berat.
Namun, motivasi terbesarnya muncul dari sosok sang ibu yang berprofesi sebagai bidan. Tumbuh besar di lingkungan yang lekat dengan dunia medis membuat isu kesehatan masyarakat menjadi bagian dari napasnya sehari-hari.
"Karena saya dari kecil hari-hari melihat suasana kesehatan, jadi saya tidak asing lagi dengan hal tersebut. Pelayanan kesehatan masyarakat semakin menguatkan keinginan saya untuk memberikan yang terbaik," ungkap dr. Lakhsmie.
Dalam menjalankan tugasnya, ia berpegang teguh pada prinsip tanggung jawab yang tidak hanya ditujukan kepada manusia, tetapi juga sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai alumnus, dr. Lakhsmie membawa nilai-nilai luhur yang ia dapatkan selama menempuh studi di UNAIR ke dalam lingkungan kerjanya. Ia menilai pola pendidikan di FK UNAIR telah menanamkan nilai kekeluargaan dan persaudaraan yang sangat kuat tanpa memandang perbedaan usia. Semangat itulah yang kini ia terapkan dalam memimpin jajaran di Dinas Kesehatan Sidoarjo agar tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
"Nilai persaudaraan itulah yang saya terapkan juga di sini dalam lingkungan kerja," pungkasnya.



