telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam Reses II Tahun Anggaran 2025/2026 yang digelar di Kampung Babakan Betawi RT 04 RW 08, Pasir Wangi, Ujung Berung, Kota Bandung, Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam dialog bersama Ketua RW, para Ketua RT, kader posyandu, dan tokoh masyarakat, mengemuka sejumlah persoalan yang mencerminkan tingginya tekanan terhadap layanan dasar di kawasan padat penduduk tersebut.
Isu pendidikan menjadi salah satu sorotan utama. Warga menyampaikan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, khususnya jenjang SMA dan SMP, yang dinilai belum sebanding dengan jumlah lulusan setiap tahunnya. Kondisi ini memaksa sebagian siswa mencari sekolah ke luar wilayah.
Selain pendidikan, persoalan perubahan data bantuan sosial juga mencuat. Sejumlah warga mengeluhkan perubahan status penerima bantuan akibat sistem pendataan berbasis desil yang terintegrasi secara nasional. Di sisi lain, kendala BPJS nonaktif dan tunggakan iuran turut menjadi perhatian karena berdampak pada akses layanan kesehatan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kang Rachmat menegaskan bahwa kawasan perkotaan padat seperti Ujung Berung memerlukan perhatian serius dalam perencanaan layanan publik.
“Pendidikan, bantuan sosial, dan layanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika tekanan penduduk meningkat, maka kapasitas layanan juga harus diperkuat,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang bermitra dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan, Kang Rachmat menyatakan komitmennya untuk mengklasifikasikan setiap aspirasi sesuai kewenangan provinsi maupun kota, serta mengawal koordinasi lintas perangkat daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan data sosial akurat serta memanfaatkan mekanisme resmi apabila menemukan kendala dalam layanan kesehatan maupun bantuan sosial.
“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi instrumen untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Seluruh aspirasi warga RW 08 Pasir Wangi akan menjadi bahan dalam pembahasan anggaran dan koordinasi lintas sektor guna memperkuat kualitas layanan dasar di wilayah Ujung Berung. (VC)



