telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem, Siti Qomariyah, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan pesisir Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital serta penguatan legalitas usaha.
Hal tersebut disampaikan Siqom saat melaksanakan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Kampung Lagoa RT 001 RW 008, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurut Siqom, pelaku UMKM di wilayah pesisir memiliki potensi besar untuk berkembang karena didukung beragam produk unggulan yang lahir dari kreativitas masyarakat, termasuk usaha olahan hasil perikanan dan industri rumahan yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi lokal.
“Produk masyarakat memiliki potensi yang baik. Yang perlu terus diperkuat adalah kemampuan pemasaran, kualitas produk, serta legalitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Siqom.
Dalam dialog bersama warga, muncul aspirasi terkait kebutuhan pelatihan digital marketing, pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan industri rumah tangga. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pasar bagi produk lokal.
Siqom menilai perkembangan teknologi saat ini membuka peluang yang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas tanpa terbatas wilayah pemasaran.
Melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital, pelaku usaha dapat menjangkau konsumen yang lebih besar sekaligus meningkatkan nilai tambah dari produk yang dihasilkan.
Selain itu, legalitas usaha juga menjadi aspek penting agar pelaku UMKM lebih mudah mengakses berbagai program bantuan, pembiayaan usaha, hingga peluang kemitraan yang tersedia.
“UMKM harus terus didorong untuk naik kelas. Bukan hanya memperkuat produksi, tetapi juga meningkatkan kualitas pemasaran, legalitas usaha, dan daya saing produk,” katanya.
Siqom menegaskan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam mendorong program-program pemberdayaan ekonomi yang berpihak pada pelaku usaha kecil di Jawa Barat.
Melalui kegiatan reses tersebut, ia berharap produk-produk UMKM pesisir Tarumajaya semakin berkembang, memiliki pasar yang lebih luas, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (VC)



