telusur.co.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim), Aries Agung Paewai meninjau langsung pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovasi dan Ketahanan Pangan) di SMAN 1 Asembagus, Kab. Situbondo. Jumat, (27/2/2026).
Kunjungan langsung Program SIKAP, kata mantan Kabiro Humas Pemprov INI, menjadi bagian dari penguatan inovasi keberlanjutan pangan berbasis sekolah di Jawa Timur.
Program SIKAP dirancang untuk menanamkan kemandirian, kreativitas, dan kepedulian siswa terhadap ketahanan pangan sejak dini. Dalam peninjauannya, Aries Agung Paewai melihat langsung aktivitas siswa yang mengelola kebun sekolah, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen berbagai komoditas sayuran.
Menurut Aries, inovasi ketahanan pangan berbasis edukasi tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan pangan sekolah, tetapi juga membentuk karakter gotong royong dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Sekolah didorong menjadi pusat pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan isu strategis daerah, termasuk penguatan ketahanan pangan.
“Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa sekolah mampu menjadi motor penggerak inovasi. Siswa belajar praktik langsung, bukan hanya teori di kelas,” papar eks PJ Wali Kota Batu ini.
Program SIKAP juga selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong keberlanjutan pangan melalui pendekatan kolaboratif antara sekolah, guru, dan masyarakat sekitar.
Ditambahkan alumnus IPDN tahun 1999 ini, model pendidikan lewat Program SIKAP dapat direplikasi di sekolah lain sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang produktif dan berdaya saing.
“Dengan adanya program ini, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi laboratorium kehidupan yang membekali siswa dengan keterampilan nyata untuk masa depan,” tutup pria asal kelahiran Makassar, Sulsel ini. (ari)



