telusur.co.id - Kapten timnas Austria, David Alaba, mengakui kualitas Spanyol berada di level yang berbeda setelah timnya harus menyerah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat (3/7) WIB.
Austria tak mampu membendung dominasi La Furia Roja yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro memastikan langkah Spanyol ke babak 16 besar, sekaligus mengakhiri perjalanan Austria di turnamen tersebut.
Alaba menilai penguasaan bola Spanyol menjadi faktor utama yang membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan.
"Mereka terlalu kuat, terutama saat menguasai bola. Mereka begitu sering menguasainya dan setelah 90 menit, sangat sulit jika Anda hanya terus berlari mengejar bola. Mereka memiliki banyak pemain dengan kualitas tinggi dan sangat berbahaya," ujar Alaba seperti dikutip dari laman FIFA.
Meski kalah telak, bek berpengalaman itu menilai Austria sebenarnya sempat mampu mengimbangi permainan Spanyol pada awal pertandingan.
Menurutnya, tim asuhan Ralf Rangnick tampil cukup baik selama sekitar 20 menit pertama sebelum Spanyol mulai menemukan ritme permainan terbaiknya.
"Selama 20 hingga 25 menit pertama kami bermain cukup baik. Namun, setelah jeda singkat untuk minum, saya pikir mereka sedikit mengubah cara bermain dan sejak saat itu pertandingan menjadi jauh lebih sulit bagi kami," kata pemain yang kini memperkuat Real Madrid tersebut.
Sepanjang laga, Spanyol memang tampil dominan lewat penguasaan bola yang membuat Austria lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Tim asuhan Luis de la Fuente juga tampil efektif dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.
Oyarzabal membuka keunggulan Spanyol pada babak pertama sebelum Pedro Porro menggandakan skor melalui sundulan di paruh kedua pertandingan. Oyarzabal kemudian menutup kemenangan La Furia Roja lewat gol keduanya menjelang laga berakhir.
Kemenangan tersebut membawa Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selanjutnya, juara dunia 2010 itu akan menghadapi pemenang duel Portugal kontra Kroasia dalam perebutan tiket menuju perempat final.



