telusur.co.id -Gelandang serang andalan Persija Jakarta, Witan Sulaeman, menyambut positif bergabungnya Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru Macan Kemayoran untuk mengarungi kompetisi Super League musim depan.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mengaku sangat antusias kembali bekerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan itu, setelah sebelumnya sempat menjadi salah satu pilar andalan di bawah asuhannya di Timnas Indonesia. Pertemuan kembali antara pemain dan mantan pelatih timnas ini diprediksi akan membawa warna baru bagi strategi Persija Jakarta.
Meskipun sudah sangat mengenal karakter melatih STY, Witan menyadari bahwa atmosfer dan pola persiapan di tingkat klub akan jauh berbeda dibandingkan saat membela seragam Merah Putih.
"Sangat antusias dengan kehadiran coach Shin Tae-yong di Persija. Saya tahu di timnas dan Persija nanti berbeda karena di timnas kami kumpulnya hanya per turnamen," ujar Witan saat ditemui di sela-sela acara Meet & Greet di Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026) dikutip Antara.
Pemain kelahiran Palu tersebut menambahkan bahwa dinamika kompetisi Liga domestik menuntut ketahanan fisik dan konsistensi yang jauh lebih panjang, yang menjadi tantangan menarik tersendiri di bawah gemblengan disiplin tinggi ala Shin Tae-yong.
"Kalau di Persija kami akan melakukan latihan yang sangat panjang, satu musim yang panjang. Tapi, saya sangat menantikan latihan bersama Shin Tae-yong. Semoga kami bisa sukses bersama coach Shin," lanjutnya.
Witan Sulaeman sendiri bukan nama asing bagi Shin Tae-yong. Selama masa kepemimpinan STY di skuad Garuda senior, eks pemain klub Slovakia AS Trencin ini menjelma menjadi salah satu pemain paling produktif dengan torehan 9 gol.
Berdasarkan catatan statistik, laga terakhir Witan bersama Timnas Indonesia di bawah asuhan STY terjadi pada November 2024 silam, kala Indonesia menghadapi kekuatan raksasa Asia, Jepang.
Kini, fokus dan determinasi penuh Witan telah beralih untuk membawa Persija Jakarta kembali ke takhta tertinggi sepak bola tanah air. Dirinya pun mematok target tinggi agar Macan Kemayoran mampu mempersembahkan trofi bergengsi sebagai hadiah spesial bagi kota Jakarta.
"Saya sebagai pemain harapannya ya pasti ingin menunjukkan yang terbaik untuk Persija Jakarta di musim depan. Dan ya semoga kita pemain dan pelatih, ofisial semua bisa memberikan kado juara untuk ulang tahun Jakarta," pungkas Witan.
Sebelumnya beredar kabar bahwa pemain kelahiran kota Palu tersebut akan meninggalkan Persija usai gagal mendapatkan menit bermain pada musim lalu ketika dilatih oleh Mauricio Souza. Namun, usai manajemen Macan Kemayoran resmi mengumumkan hadirnya Shin Tae-yong menjadi pelatih baru, kabar tersebut seakan menghilang. Witan pun akan berjuang meraih posisi di skema racikan STY musim depan.



