Dua Gol Kane Bawa Inggris Bangkit, Sang Kapten: Hari Ini Giliran Saya Jadi Pahlawan - Telusur

Dua Gol Kane Bawa Inggris Bangkit, Sang Kapten: Hari Ini Giliran Saya Jadi Pahlawan

Kapten timnas Inggris, Harry Kane

telusur.co.id - Kapten timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan bahwa setiap pemain di skuad The Three Lions memiliki peluang untuk menjadi pahlawan setelah Inggris bangkit dari ketertinggalan dan menaklukkan Republik Demokratik Kongo 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.

Kane menjadi sosok penentu kemenangan Inggris setelah mencetak dua gol pada babak kedua yang membawa pasukan Thomas Tuchel melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi tuan rumah Meksiko.

Meski menjadi bintang kemenangan pada laga tersebut, penyerang berusia 32 tahun itu menolak mengambil seluruh pujian untuk dirinya sendiri. Menurut Kane, kekuatan terbesar Inggris adalah kemampuan setiap pemain untuk tampil sebagai pembeda pada saat yang dibutuhkan.

"Siapa pun bisa memiliki momen sebagai pahlawan, dan hari ini giliran saya. Sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri," ujar Kane seperti dikutip dari laman FIFA, Kamis (2/7/2026).

Inggris sempat berada di ujung kekecewaan setelah tertinggal cepat pada menit ketujuh melalui gol penyerang Republik Demokratik Kongo, Brian Cipenga.

Gol tersebut membuat Inggris harus bekerja keras sepanjang pertandingan untuk menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin dan mengandalkan penampilan impresif penjaga gawang mereka.

Kane akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-75 lewat sundulan tajam yang mengubah skor menjadi 1-1 dan menghidupkan kembali harapan Inggris.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Kane kembali muncul sebagai pembeda. Sang kapten mencetak gol kedua pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi The Three Lions sekaligus mengunci tiket ke babak 16 besar.

"Rasanya luar biasa. Pertandingan yang benar-benar gila. Mereka adalah tim yang tangguh dan setelah jeda minum pertama kami bermain jauh lebih baik. Kiper mereka melakukan sejumlah penyelamatan yang luar biasa," kata Kane.

Meski tampil sebagai pahlawan kemenangan, Kane menegaskan Inggris belum menampilkan permainan terbaiknya dan masih memiliki banyak pekerjaan rumah apabila ingin melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara dunia.

Menurut dia, fase gugur selalu menuntut mentalitas dan daya juang yang lebih besar dibandingkan babak sebelumnya.

"Namun, di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos. Kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini," ujar Kane.

Kemenangan atas Republik Demokratik Kongo menjadi ujian karakter bagi Inggris sekaligus memperlihatkan bahwa The Three Lions masih memiliki kemampuan untuk bangkit dalam situasi tersulit sekalipun.


Tinggalkan Komentar