telusur.co.id -Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memperkirakan volume sampah yang terangkut dalam kegiatan Operasi Bersih (Opsih) serentak pada Jumat (12/6/2026) mencapai lebih dari 30 ton.
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengatakan jumlah tersebut masih berupa estimasi awal. Menurut dia, volume sampah yang terkumpul berpotensi mendekati 50 ton setelah seluruh hasil pengangkutan dari berbagai lokasi dihitung kembali.
“Kalau dikalkulasi, jumlah sampah yang terangkut hari ini diperkirakan lebih dari 30 ton, bahkan bisa mendekati 50 ton. Namun ini masih estimasi dan akan kami evaluasi kembali,” ucap dia kepada wartawan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Reni menyebut, DLHK mengerahkan sejumlah armada pengangkut sampah ke titik-titik pelaksanaan Opsih.
Armada yang digunakan antara lain lima kendaraan bak terbuka berkapasitas 2 hingga 3 ton serta beberapa truk besar dengan kapasitas angkut 5 sampai 6 ton.
Kegiatan Operasi Bersih dilakukan di sejumlah wilayah Kota Depok dengan sasaran pembersihan badan jalan, saluran air, dan area lingkungan yang menjadi titik penumpukan sampah.
Selain membersihkan lingkungan, sambung Reni, kegiatan itu juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan. Ia menilai pengelolaan lingkungan yang bersih membutuhkan keterlibatan warga, tidak hanya mengandalkan pemerintah.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Reni berharap, kegiatan serentak tersebut dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi potensi pencemaran akibat sampah yang tidak tertangani.
Laporan: Malik Sihite



