telusur.co.id - Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Majid Mousavi mengejek Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dengan mengatakan bahwa bunyi sirene rudal yang berulang dan rasa takut di tempat perlindungan adalah "hadiah liburan" yang telah Iran berikan kepada warga Israel.
Dalam sebuah unggahan yang ditulis dalam bahasa Ibrani di akun X-nya pada hari Rabu (1/4/2026), Mousavi menggambarkan pemandangan suara sirene yang berulang dan getaran di dalam tempat perlindungan bawah tanah yang sempit dan gelap di wilayah pendudukan yang dihujani rudal Iran.
Kondisi seperti itu mencerminkan sebagian dari "hadiah" Netanyahu kepada Zionis selama liburan.
AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran menyusul pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan-serangan tersebut melibatkan serangan udara besar-besaran terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.[Nug]



