Iran Tegaskan Dukungan untuk Hizbullah, Desak Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan - Telusur

Iran Tegaskan Dukungan untuk Hizbullah, Desak Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan

Sumber foto: reuters

telusur.co.id - Iran kembali menegaskan dukungannya kepada kelompok Hizbullah di Lebanon dan mendesak Israel untuk menarik pasukannya dari wilayah selatan Lebanon. Pernyataan tersebut mencerminkan rumitnya upaya mencapai kesepakatan yang lebih luas guna mengakhiri konflik regional yang telah memasuki bulan keempat.

Teheran menjadikan tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah sebagai salah satu syarat utama dalam setiap kesepakatan damai dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dan membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz.

Pertempuran terbaru antara Hizbullah dan Israel pecah pada awal Maret, dua hari setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Hizbullah menyatakan keterlibatannya dalam konflik tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, dalam wawancara dengan stasiun televisi Lebanon Al Mayadeen pada Kamis (5/6), menegaskan bahwa konflik regional tidak akan berakhir tanpa penyelesaian di Lebanon. "Perang ini hanya akan berakhir ketika berakhir di Lebanon juga," kata Araqchi.

Ia menambahkan bahwa berakhirnya konflik di Lebanon harus disertai dengan penarikan pasukan Israel dari wilayah yang saat ini mereka kuasai.

Pernyataan tersebut muncul setelah pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menolak kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan pemerintah Lebanon untuk menghentikan pertempuran. Menurut Hizbullah, perjanjian tersebut tidak mencantumkan penarikan pasukan Israel dan organisasi itu tidak dilibatkan dalam proses perundingan.

Di tengah upaya diplomatik tersebut, Israel masih melanjutkan operasi militernya di Lebanon selatan dan menyatakan tidak akan menarik pasukan atau menghentikan serangan.

Hizbullah pada Jumat mengklaim telah melancarkan dua serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan, termasuk di sekitar Kastel Beaufort yang baru direbut Israel. Sementara itu, sumber keamanan Lebanon melaporkan serangan udara Israel terus menghantam sejumlah kota di kawasan selatan negara tersebut.

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan bahwa Teheran tetap berkomitmen mendukung Hizbullah. "Hizbullah telah mengorbankan banyak hal dalam perang baru-baru ini dan merupakan sekutu kami. Oleh karena itu, kami mendukung Hizbullah dan tetap teguh berkomitmen pada kewajiban kami terhadapnya," ujar Rezaei seperti dikutip kantor berita Mehr.

Rezaei juga memperingatkan Israel agar tidak merealisasikan ancamannya untuk memperluas serangan ke Beirut. "Hari ini kami kembali memperingatkan rezim ini untuk meninggalkan Lebanon. Mereka harus tahu bahwa Lebanon akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap perjanjian dan gencatan senjata," katanya.


Tinggalkan Komentar