telusur.co.id - Kiper Timnas Argentina, Emiliano "Emi" Martinez, mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Albiceleste setelah kegagalan mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Penjaga gawang berusia 33 tahun itu mengaku membutuhkan waktu untuk merenungkan masa depannya di level internasional.
Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan trofi setelah takluk 0-1 dari Spanyol pada partai final. Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Martinez yang selama ini menjadi salah satu pilar utama kesuksesan Albiceleste.
Sepanjang turnamen, kiper Aston Villa itu tampil sebagai pilihan utama Lionel Scaloni dengan memainkan seluruh delapan pertandingan. Ia mencatatkan dua clean sheet dan kebobolan delapan gol, sekaligus membawa Argentina kembali menembus partai puncak Piala Dunia.
Tak lama setelah laga usai, Martinez menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia mengaku masih sulit menerima kenyataan gagal membawa pulang trofi untuk kedua kalinya dan mulai mempertimbangkan apakah waktunya membela Timnas Argentina telah berakhir.
"Saya bermimpi kita akan memenangkannya lagi. Saya bermimpi membawanya kembali ke Argentina dan membuat sejarah sekali lagi," tulis Martinez.
Mantan kiper Arsenal itu mengaku rasa kecewa yang dirasakannya sangat mendalam. Baginya, kegagalan di partai final menyisakan luka yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
"Sejujurnya, rasa sakit ini sulit dijelaskan. Ada banyak hal yang perlu direnungkan tentang bagaimana melangkah ke depan, dan apakah sudah waktunya untuk mundur."
"Saya sangat menyesal. Saya benar-benar telah berusaha sebaik mungkin untuk membantu negara saya dan rekan-rekan setim saya," lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi mengenai masa depan Martinez bersama Tim Tango. Meski belum mengambil keputusan final, pernyataannya menjadi sinyal bahwa era sang penjaga gawang di tim nasional bisa saja segera berakhir.
Sejak melakoni debut bersama Timnas Argentina, Martinez telah mencatatkan 67 penampilan dan menjadi sosok vital dalam periode paling sukses Albiceleste dalam beberapa dekade terakhir. Penampilan heroiknya di Piala Dunia 2022 membantu Argentina mengakhiri penantian panjang menjadi juara dunia sekaligus mengantarkannya meraih penghargaan Golden Glove sebagai kiper terbaik turnamen.
Prestasi individu Martinez juga terus berlanjut. Ia memenangkan Trofi Yashin sebagai kiper terbaik dunia pada ajang Ballon d'Or edisi 2023 dan 2024, mempertegas statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Sementara itu, di level klub, Martinez masih terikat kontrak bersama Aston Villa hingga 2029. Namun, dalam beberapa pekan terakhir namanya terus dikaitkan dengan kepindahan ke raksasa Serie A, Juventus, pada bursa transfer musim panas.
Kini, selain masa depannya di level klub, perhatian publik juga tertuju pada keputusan Martinez bersama Timnas Argentina. Jika benar memilih mundur, maka Albiceleste berpotensi kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh dalam era keemasan mereka.
Sumber: BBC Sport



