Java United dan Garudayaksa FC Harus Puas Bermain Imbang pada Laga Pembuka Super League 2026/27 - Telusur

Java United dan Garudayaksa FC Harus Puas Bermain Imbang pada Laga Pembuka Super League 2026/27

Gelandang Garudayaksa FC, Septian David Maulana (tengah) menyelamatkan timnya dari kekalahan atas Java United. Foto: dok. Garudayaksa FC.

telusur.co.id -Java United FC harus puas berbagi satu poin dengan Garudayaksa FC setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada pekan pertama Super League 2026/27.

Pertandingan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026) sore WIB. Kedua tim sama-sama tampil terbuka dan berusaha mengawali kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia dengan hasil positif. 

Java United yang dulunya bernama Malut United, bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Permainan dari sektor sayap menjadi salah satu cara yang digunakan Laskar Kepodang Emas untuk membongkar pertahanan tim promosi tersebut.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan tuan rumah. Namun, pertahanan Garudayaksa masih mampu meredam tekanan yang diberikan Java United.

Di sisi lain, Garudayaksa tidak hanya bertahan. Tim tamu beberapa kali mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik cepat. Ryo Matsumura menjadi salah satu pemain yang diandalkan untuk mengancam pertahanan Java United.

Setelah saling jual beli serangan, Java United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36. Gustavo Franca berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat Garudayaksa meningkatkan tekanan. Namun, hingga babak pertama berakhir, Java United mampu mempertahankan keunggulan.

Memasuki babak kedua, Garudayaksa tampil lebih agresif untuk mengejar gol penyeimbang. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, tetapi belum mampu melewati ketangguhan kiper Java United, Cyrus Margono.

Usaha Garudayaksa akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Septian David Maulana berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan bola rebound setelah tandukan pemain Garudayaksa berhasil ditepis Cyrus Margono. Bola liar jatuh ke kaki Septian David yang langsung melepaskan tembakan keras dari jarak dekat.

Bola meluncur ke dalam gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim terus bertukar serangan dan berusaha menciptakan peluang untuk mencetak gol kemenangan.

Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Java United dan Garudayaksa FC pun harus puas berbagi satu poin pada laga perdana Super League 2026/27.

Hasil tersebut menjadi poin pertama Java United setelah perubahan nama klub, sekaligus menjadi poin perdana Garudayaksa FC dalam debutnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Selanjutnya, Java United FC harus mengalihkan fokus bertanding pada pekan kedua. Tim asuhan Fabio Lefundes dijadwalkan menghadapi Persita pada Minggu (13/9/2026) di Banten International Stadium.

Sementara itu, Garudayaksa FC akan menjamu Persik Kediri pada Jumat (11/9/2026). Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.


Tinggalkan Komentar