Garuda Pertiwi Juara Grup A Srikandi Merdeka Cup Usai Kalahkan Hong Kong 1-0 - Telusur

Garuda Pertiwi Juara Grup A Srikandi Merdeka Cup Usai Kalahkan Hong Kong 1-0

Kesya Arabela Manisya Nian (merah) mencetak gol ke gawang Hongkong. Foto: dok. Djarum Foundation.

telusur.co.id -Timnas Putri U-16 Indonesia, Garuda Pertiwi, memastikan diri keluar sebagai juara Grup A Srikandi Merdeka Cup. Kepastian tersebut didapat setelah Garuda Pertiwi menundukkan Timnas U-16 Hong Kong, China, dengan skor 1-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (18/8/2026).

Kemenangan ini sekaligus melanjutkan catatan impresif Garuda Pertiwi sepanjang fase grup. Skuad asuhan Timo Scheunemann menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan dan belum sekalipun kebobolan.

Sejak pertandingan dimulai, Garuda Pertiwi langsung mengambil inisiatif serangan. Indonesia berusaha menguasai permainan dan membangun tekanan dari lini tengah.

Peluang pertama datang ketika Fadilla melakukan penetrasi ke kotak penalti Hong Kong, China. Penyerang Garuda Pertiwi tersebut terjatuh setelah mendapat kawalan ketat dari tiga pemain lawan. Namun, setelah wasit meninjau kejadian melalui Video Assistant Referee (VAR), tidak ada pelanggaran yang dinilai layak menghasilkan tendangan penalti.

Garuda Pertiwi akhirnya membuka keunggulan pada menit kesembilan. Berawal dari umpan lambung Jazlyn Kayla Firyal dari lini tengah, Kesya Arabela Manisya Nian berhasil menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.

Unggul 1-0 membuat Garuda Pertiwi semakin percaya diri. Indonesia terus mengendalikan permainan dan menekan pertahanan Hong Kong, China hingga sepertiga akhir lapangan.

Aliran bola yang rapi membuat Garuda Pertiwi beberapa kali mampu masuk ke area berbahaya. Sementara itu, Hong Kong, China memilih memperkuat lini pertahanan sembari berusaha meredam dominasi Indonesia.

Meski terus menekan, Garuda Pertiwi kesulitan menambah keunggulan. Penjaga gawang sekaligus kapten Hong Kong, China, Wong Huo Yau Hazel, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Duel perebutan bola di lini tengah berjalan sengit hingga penghujung babak pertama. Garuda Pertiwi pun tetap membawa keunggulan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan intensitas permainan. Hong Kong, China berusaha keluar dari tekanan, sementara Garuda Pertiwi tetap berupaya mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola di lini tengah.

Skuad yang dikomandoi penjaga gawang Alleana Ayu Arumy tersebut lebih sering memenangi duel sehingga mampu mempertahankan ritme permainan.

Pada menit ke-56, Diva Aulia memperoleh ruang tembak yang cukup ideal. Namun, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Hong Kong, China.

Dua menit berselang, giliran Fadilla yang mengancam. Menerima umpan dari sektor tengah, Fadilla melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun, Hazel kembali menunjukkan refleks apik untuk menggagalkan peluang tersebut.

Tekanan Garuda Pertiwi membuat Hazel harus melakukan sejumlah penyelamatan untuk menjaga gawangnya dari kebobolan kedua. Di sisi lain, Hong Kong, China mulai meningkatkan serangan menjelang pertandingan berakhir.

Meski demikian, pertahanan Indonesia tampil disiplin dan mampu menggagalkan peluang yang dibangun lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan setelah tambahan waktu dua menit, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Garuda Pertiwi pun mengamankan kemenangan 1-0 sekaligus memastikan diri sebagai juara Grup A dengan raihan poin sempurna dan catatan tanpa kebobolan sepanjang fase grup.

Sementara itu, hasil tersebut membuat Timnas Putri U-16 Malaysia melangkah ke semifinal sebagai runner-up Grup A. Hong Kong, China harus mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Pelatih Kepala Timnas U-16 Putri Indonesia, Timo Scheunemann, mengapresiasi konsistensi anak asuhnya yang mampu menyapu bersih kemenangan di fase grup.

Timo menilai chemistry yang terbangun di antara para pemain menjadi salah satu faktor penting di balik solidnya permainan Garuda Pertiwi selama fase penyisihan.

“Mereka masih di usia belia, namun bisa dilihat sangat all out ketika berjuang di lapangan. Perlu diketahui bahwa ketenangan tim saat bermain sudah meningkat. Mental mereka di lapangan juga teruji, seperti saat batal mendapatkan tendangan penalti, mereka tetap bermain tenang. Saya respect dengan pemain-pemain Garuda Pertiwi,” kata Coach Timo.


Tinggalkan Komentar