Geliat Mudik Lebaran 2026: Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Melonjak 17,4 Persen - Telusur

Geliat Mudik Lebaran 2026: Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Melonjak 17,4 Persen

Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Denyut aktivitas di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mulai terasa kencang. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, gelombang pemudik yang memilih jalur laut menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan.

Hingga H-8 Lebaran 2026, tercatat sebanyak 67.618 orang telah melintasi gerbang pelabuhan kebanggaan warga Jawa Timur ini. Angka tersebut melompat 17,40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang berada di angka 57.595 penumpang.

Lonjakan ini bukan tanpa alasan. Transportasi laut tampaknya masih menjadi primadona bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini memang terasa lebih besar.

"Jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 17,40 persen dibandingkan tahun lalu. Kami melihat tren ini akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik, sehingga seluruh kesiapan operasional dan fasilitas terus kami optimalkan," tutur Ana saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini di lapangan.

Menilik data operasional, pergerakan penumpang mencapai titik didihnya pada 13 Maret 2026 (H-8) untuk arus kedatangan dengan 8.235 orang. Sementara untuk keberangkatan, puncak awal terjadi pada 10 Maret 2026 (H-11) dengan 4.695 penumpang. Menariknya, Pelabuhan Balikpapan menjadi penyumbang terbesar arus kedatangan (26,71%), sedangkan Pelabuhan Lembar menjadi destinasi paling diburu oleh para pemudik yang berangkat dari Surabaya.

Meskipun ribuan orang memadati terminal setiap harinya, suasana di Pelabuhan Tanjung Perak tetap terjaga kondusif. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, ST., MT., memastikan bahwa pelayanan tetap prima berkat kesiapan yang matang sejak jauh hari.

"Jumlah penumpang pada periode Angkutan Lebaran tahun ini mengalami peningkatan, namun masih dapat terlayani dengan baik berkat kesiapan sarana dan prasarana serta sinergi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan," jelas Agustinus meyakinkan.

Pelindo sendiri telah menyiagakan berbagai fasilitas tambahan, mulai dari perluasan ruang tunggu hingga area buffer kendaraan untuk mencegah penumpukan. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta ibu menyusui, melalui penyediaan jalur dan fasilitas layanan prioritas yang lebih nyaman.

Kabar baik bagi para pemudik, alam tampaknya turut mendukung kelancaran mudik tahun ini. Perairan Surabaya dilaporkan dalam kondisi tenang dengan tinggi gelombang hanya berkisar 0,1 meter. Kecepatan angin pun stabil di angka 10 knots, sehingga tidak ada jadwal keberangkatan kapal yang terganggu atau tertunda.

Dengan rata-rata kunjungan mencapai 16 kapal per hari, Pelindo optimis bahwa tradisi pulang kampung melalui jalur laut di Tanjung Perak tahun ini akan meninggalkan kesan yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Tinggalkan Komentar