telusur.co.id -Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani tanpa kesulitan berarti menyingkirkan pasangan China Chen Bo Yang/Yi Liu dalam straight game 21-15 dan 21-15 pada babak perempat final Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6).
Hasil ini memastikan wakil Indonesia di babak final nomor ganda putra Indonesia Open 2026. Sebab, pada laga semifinal Sabar/Reza akan berjumpa wakil Indonesia lainnya yaitu Raymond/Joaquin.
Meski sempat tertinggal di awal gim pertama, Sabar/Reza bangkit untuk mengambil alih pertandingan sehingga menyudahi gim perdana dengan 21-15.
Pada gim selanjutnya, Sabar/Reza mendapatkan perlawanan yang cukup ketat dari Chen/Liu hingga jeda interval meski mampu mengunci keunggulan 11-9.
Usai jeda, pasangan non-pelatnas ini melesat dengan mencetak tujuh poin beruntun. Meski jarak poin sempat terpangkas, Sabar/Reza menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.
Usai pertandingan, Reza bersyukur atas kemenangannya dan memberikan apresiasi kepada para suporteryang hadir di Istora yang mampu meningkatkan kepercayaan dirinya untuk mengalahkan lawannya.
"Ya, alhamdulillah, pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan game ini dengan kemenangan tanpa cedera. Mungkin tadi karena dari suporter yang ada di Istora sangat-sangat ramai, jadi kita juga semakin pede dan semakin berapi-api untuk menang," kata Reza kepada awak media termasuk Telusur.co.id usai laga.
Di sisi lain, Sabar menyebut salah satu faktor penentu dalam kemenangannya adalah strategi matang yang telah dipersiapkan pelatih berjalan dengan baik.
"Tadi apa yang Ko Hendra (Hendra Setiawan-pelatih) instruksikan ke kita berdua, alhamdulillah polanya bisa berjalan dengan lancar, dengan baik, dan tadi kita bisa konsisten dari awal sampai akhir," ungkap Sabar.
Pada babak semifinal, Sabar/Reza sudah ditunggu rekan senegaranya Raymond/Joaquin. Pasangan muda Indonesia tersebut sukses mengalahkan unggulan delapan asal Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam pertarungan ketat tiga gim 16-21, 24-22, 21-18.
Reza menilai, pertemuan dengan junior mereka akan berlangsung sengit. Terlebih Raymond/Joaquin memiliki kekuatan dalam kecepatan dan kepercayaan diri yang tinggi usai mengalahkan beberapa pasangan unggulan di turnamen kali ini.
"Mungkin kalau dari permainan buat Raymond/Joaquin untuk saat ini mereka itu pemain yang sangat cepat ya dari segi permainan semuanya."
"Mereka juga sangat confident, dan sekarang mungkin mereka lagi pede-pedenya ya main. Jadi kayak kita lihat juga, main gaya apapun juga kayaknya bolanya masuk saja dia," ucap Reza.
Lanjut Reza, ia berharap bisa mengantisipasi permainan cepat dari lawannya tersebut. Apabila lolos ke final, Sabar/Reza akan mengulangi prestasinya pada edisi turnamen tahun sebelumnya.
"Jadi, mungkin besok yang kita antisipasi sih itu sih, karena juga dia masih muda dan sangat berpotensi juga untuk ke depannya. Ya semoga kita besok bisa mengeluarkan kemampuan terbaik sih melawan mereka," pungkasnya.



