telusur.co.id - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerukan penghentian segera serangan Israel terhadap Lebanon dan menegaskan bahwa penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki merupakan salah satu syarat utama untuk tercapainya gencatan senjata di kawasan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis, IRGC menyatakan bahwa Iran hanya akan menerima kesepakatan gencatan senjata apabila penghentian konflik dilakukan di seluruh front, termasuk di Lebanon.
IRGC mendesak agar Israel segera menghentikan serangan terhadap warga Lebanon, mundur ke belakang perbatasan yang diakui secara internasional, serta mengakui kedaulatan dan integritas teritorial negara tersebut.
"Lebanon, tanah kehormatan dan martabat, masih berada di bawah serangan brutal rezim Zionis," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Menurut IRGC, kecaman dari berbagai organisasi internasional maupun negara-negara di dunia sejauh ini tidak mampu mengubah kebijakan pemerintah Israel. Mereka juga menilai campur tangan Amerika Serikat yang mengatasnamakan upaya perdamaian justru tidak menghasilkan apa pun selain meningkatnya kejahatan dan penderitaan warga sipil.
IRGC menuduh militer Israel berupaya menutupi kegagalannya di medan perang dengan meningkatkan serangan terhadap warga sipil serta menghancurkan rumah-rumah, rumah sakit, dan sekolah.
Pernyataan itu juga menyebut bahwa meskipun Israel selama ini mendapat dukungan luas dari Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa, rezim tersebut dinilai gagal memperoleh dukungan rakyat di wilayah yang didudukinya.
Lebih lanjut, IRGC menegaskan bahwa rakyat di kawasan tidak akan meninggalkan Lebanon dan menilai rakyat Lebanon tidak akan membiarkan Israel memperoleh melalui kesepakatan yang dipaksakan apa yang gagal diraih melalui perang.
"Bagi umat Islam dan bangsa-bangsa di kawasan, rakyat Lebanon merupakan simbol kehormatan dan kebanggaan," kata IRGC.
IRGC menegaskan dukungan terhadap Lebanon akan terus berlanjut dan menekankan bahwa perdamaian serta stabilitas jangka panjang di kawasan tidak akan tercapai tanpa penarikan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki.



