telusur.co.id - Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan dikirim setelah banjir yang dipicu hujan deras merendam permukiman warga dan berdampak pada ratusan jiwa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bantuan diberangkatkan dari Gudang Sentra Insyaf Medan menuju Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah untuk segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
"Barang dikirim dari Gudang Sentra Insyaf Medan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7).
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Tapanuli Tengah pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Aek Si Laga-laga meluap hingga merendam rumah-rumah warga di Desa Sipange.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 300 warga terdampak bencana tersebut.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, Kemensos menyalurkan berbagai bantuan logistik yang terdiri atas 350 paket lauk pauk siap saji, 160 paket kidsware, 200 paket family kit, 150 lembar kasur, 200 lembar selimut, 100 lembar tenda gulung, serta 17 unit tenda gulung portabel.
Selain bantuan logistik dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga telah mendirikan dapur umum lapangan di Aula Gereja HKBP Sipange. Dapur umum yang didanai melalui APBD tersebut mampu memproduksi sekitar 300 porsi makanan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Gus Ipul menjelaskan, pemerintah bersama tim gabungan telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman hingga melakukan asesmen di lokasi terdampak untuk memetakan kerusakan dan kebutuhan mendesak.
"Upaya yang telah dilakukan adalah evakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman dan asesmen menyeluruh di setiap lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dampak dan kebutuhan mendesak," ujarnya.
Seiring kondisi cuaca yang membaik, banjir dilaporkan telah surut. Warga kini mulai kembali ke rumah masing-masing dan bergotong royong membersihkan lumpur serta sisa material yang terbawa banjir agar aktivitas sehari-hari dapat segera pulih.



