telusur.co.id -Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia, Sabtu (3/1).
Pelatih berkebangsaan Inggris ini dipilih untuk menggantikan Patrick Kluivert yang dicopot pada Oktober lalu usai gagal membawa skuad Garuda mentas di Piala Dunia 2026.
Penunjukkan John Herdman oleh PSSI didasarkan atas rekam jejak kepelatihan khususnya di tim nasional. Salah satu prestasi yang ditorehkan Herdman adalah sukses membawa transformasi pada sepak bola Kanada sehingga mampu lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar.
Ia juga mencetak sejarah sepak bola dunia setelah menjadi yang pertama dan satu-satunya pelatih yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia bersama Kanada.
Usai menjabat sebagai pelatih timnas putra Kanada pada 2022, Herdman sempat bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat bersama Toronto FC di tahun 2023 hingga November 2024 lalu.
Herdman akhirnya menerima tawaran dari timnas Indonesia pada akhir 2025 ini.
Ia mengakui bahwa keputusannya bergabung ke tim Merah Putih bukan sebuah pilihan yang biasa. Eks pelatih timnas Selandia Baru ini merasa tertantang untuk menukangi Indonesia.
Dikutip dari wawancara Herdman dengan Canadian Press, ia melihat adanya kecocokkan proyek yang disodorkan PSSI dan gairah sepak bola yang tinggi di Asia Tenggara khususnya Indonesia.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek di mana Anda bisa merasakan gairah dan intensitas para penggemar," kata Herdman.
Selain itu, salah satu alasan PSSI meminang pelatih berusia 50 tahun ini karena bersedia menetap di Indonesia untuk fokus memantau para bakat-bakat lokal dan bisa menyatu dengan budaya dan adat istiadat sebuah negara.
Kepada Canadian Press, Herdman mengakui adanya komitmen federasi yang ingin mendatangkan pelatih yang memiliki rekam jejak di kualifikasi Piala Dunia.
“Talenta itu ada. Rasanya mirip dengan Kanada, negara yang besar, penuh potensi dengan pemain-pemain lokal, serta kemampuan untuk merekrut pemain keturunan," ungkapnya
“Menyatu sepenuhnya dengan budaya adalah kunci. Anda harus memahami masyarakat dan adat istiadatnya untuk membangun koneksi tersebut," tuturnya.
Ia akan mendapatkan durasi kontrak 2+2 tahun oleh PSSI. Jika berhasil memenuhi target di Piala Asia 2027, maka PSSI akan memperpanjang kontraknya.
John Herdman sendiri dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 12 Januari 2026 untuk kemudian melakukan konferensi pers perkenalan bersama PSSI.




