telusur.co.id - Pada Minggu, Irak menandai tonggak penting dalam sejarah militernya dengan menyelesaikan penarikan penuh Koalisi Internasional dari wilayah federal negara tersebut. Semua pangkalan militer dan markas komando yang sebelumnya ditempati oleh pasukan asing kini sepenuhnya berada di bawah kendali Angkatan Bersenjata Irak, termasuk Pangkalan Udara Ain al-Assad di barat Irak, yang menjadi simbol transisi strategis ini.
Komite Militer Tinggi untuk Mengakhiri Misi Koalisi Internasional menyatakan dengan bangga bahwa operasi evakuasi telah selesai, mengakhiri keterlibatan langsung koalisi dalam misi memerangi Daesh di Irak. “Semua pangkalan militer di wilayah federal resmi kini bebas dari penasihat Koalisi Internasional. Ini adalah hari bersejarah bagi Angkatan Bersenjata kita,” bunyi pernyataan resmi Komite.
Langkah ini terjadi setelah kesepakatan bilateral antara Baghdad dan Washington pada 2024, yang menetapkan berakhirnya misi koalisi pada September 2025. Kesepakatan tersebut juga disertai serangkaian operasi yang menargetkan pasukan asing, menunjukkan tekad faksi-faksi Perlawanan Irak untuk menegaskan kedaulatan negara.
Angkatan Bersenjata Irak menegaskan bahwa mereka siap menghadapi ancaman Daesh tanpa bantuan asing. “Kami memiliki kemampuan penuh untuk menjaga keamanan nasional dan mencegah kebangkitan Daesh atau infiltrasi lintas perbatasan,” kata Komite Militer Tinggi.
Meskipun Koalisi Internasional telah menarik diri, kerja sama regional tetap berlangsung, terutama terkait operasi melawan sisa-sisa ISIS di Suriah. Koordinasi akan berlanjut dari pangkalan udara di Erbil, sementara operasi gabungan dengan Amerika Serikat masih dapat dilakukan dari Ain al-Assad bila diperlukan.
Peralihan ini menandai era baru bagi Irak: sebuah kedaulatan penuh atas pangkalan strategisnya, kemampuan pertahanan yang diperkuat, dan pergeseran dari kehadiran militer asing menuju kerja sama bilateral yang lebih seimbang. Negara itu kini memasuki fase baru, menegaskan bahwa keamanan nasional berada sepenuhnya di tangan pasukannya sendiri. [ham]




