telusur.co.id - Presiden Francis Emmanuel Macron, mendesak Israel untuk menahan diri dari melakukan serangan darat di dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri pada Rabu. Ini menjadi pertukaran langsung pertama keduanya sejak musim panas lalu.
“Saya meminta perdana menteri Israel untuk menjaga integritas teritorial Lebanon dan menahan diri dari serangan darat,” ujar Macron, menanggapi laporan pasukan darat Israel yang telah memasuki beberapa kota dan desa di perbatasan Lebanon selatan. Percakapan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang wilayah perbatasan tersebut.
Agresi Israel di Lebanon dimulai setelah Hizbullah melancarkan serangan balasan terhadap Israel sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata yang berlaku sejak November 2024. Macron menekankan pentingnya menjaga integritas wilayah Lebanon seiring meningkatnya permusuhan, sekaligus menegaskan hubungan jangka panjang dengan negara tersebut.
Selain itu, Macron juga mengadakan pembicaraan terpisah dengan Presiden dan Perdana Menteri . Dalam dialog ini, Presiden Prancis menekankan perlunya Hizbullah segera menghentikan serangan terhadap Israel dan wilayah lainnya, guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Almayadeen



