telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menanggapi polemik yang terjadi jelang laga melawan Bornei FC yang digelar Selasa (3/3) di Jakarta International Stadium (JIS) mulai pukul 20.30 WIB.
Sebelumnya, tim tamu melalui pelatih Fabio Lefundes melayangkan protes soal tidak diizinkan menggelar official training pada lapangan utama JIS, Senin (2/3).
Bagi Souza, penting bagi setiap tim untuk mengetahui kondisi terkini lapangan yang akan dipakai untuk menggelar sebuah pertandingan. Salah satunya dengan adanya regulasi latihan resmi atau Official Training.
"Menurut saya, penting untuk kamu tahu lapangan pertandingannya dan memastikan kondisi lapangan dimana akan bermain," kata Souza kepada awak media termasuk Telusur.co.id.
Meski demikian, sesi latihan resmi tersebut juga tetap harus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan program latihan masing-masing tim.
"Tetapi balik lagi ke program latihan tim masing-masing. Borneo datang ke sini sebagai tamu, jadi saya rasa penting untuk mereka tetap latihan di dalam stadion tempat pertandingan nanti," ungkapnya.
Juru taktik asal Brasil ini menyoroti kondisi lapangan yang bakal dipakai oleh kedua tim saat bertanding. Karena bisa saja kualitas rumput bakal menurun usai dipakai latihan resmi.
Ia pun berharap kualitas rumput tetap prima saat menggelar laga krusial tersebut.
"Saya rasa kondisi lapangan kurang baik untuk dipakai latihan dua tim sekaligus satu hari jelang pertandingan besok. Jadi, mudah-mudahan kondisi lapangan bagus di laga nanti," pungkasnya.
Pada sesi konferensi pers sebelumnya, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes melalui manajer tim murka karena tidak diizinkan menjajal lapangan JIS. Namun, setelah sempat memprotes keras, akhirnya pihak pengelola memberikan izin kepada tim Pesut Etam untuk uji coba lapangan.
"Jadi, kami datang ke sini dan sesampainya di sini, kami dapat informasi bahwa tidak boleh berlatih di dalam sini (lapangan stadion utama). Tetapi manajemen komplain, dan lalu mereka kasih izinkan kami buat pakai buat official training," jelas Lefundes.



