Kemensos: Tiga Juta Penerima Bansos Baru Masih Tunggu Proses Administrasi - Telusur

Kemensos: Tiga Juta Penerima Bansos Baru Masih Tunggu Proses Administrasi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. foto kemensos

telusur.co.id - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sebanyak tiga juta penerima manfaat bantuan sosial (bansos) belum menerima bantuan karena masih dalam proses administrasi penyaluran. Mereka merupakan penerima baru hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, dari total tersebut sekitar satu juta merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan dua juta lainnya penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Para penerima baru itu masih menunggu proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

“Sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu satu sampai dua bulan sebelum bantuan dapat dicairkan,” ujar Saifullah di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan, pembaruan data penerima manfaat dilakukan setiap triwulan berdasarkan DTSEN, sehingga muncul keluarga penerima manfaat (KPM) baru yang sebelumnya belum terdaftar.

Di sisi lain, penyaluran bansos triwulan pertama 2026 dilaporkan berjalan progresif. Hingga awal Februari yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, realisasi penyaluran telah mencapai lebih dari 85 persen atau di atas Rp15 triliun.

Untuk PKH, bantuan telah disalurkan kepada 8.940.958 KPM dari total alokasi 10 juta KPM dengan nilai lebih dari Rp6 triliun atau sekitar 89,4 persen. Sementara Bantuan Sembako/BPNT telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM dari total 18.250.000 KPM dengan nilai lebih dari Rp9 triliun atau sekitar 86,9 persen.

Saifullah menegaskan seluruh penyaluran dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat.

Kemensos memastikan proses administrasi bagi penerima baru terus dipercepat agar bantuan segera tersalurkan, terutama menjelang Ramadhan, sehingga masyarakat yang telah terdata dalam DTSEN dapat segera merasakan manfaat program perlindungan sosial tersebut. [ham]


Tinggalkan Komentar