telusur.co.id - Anggota DPRD Kota Depok, Nuryuliani, mengapresiasi pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar PT Rapik Karya Mandiri melalui kegiatan “Berbagi Kebaikan” di Sukatani, Jumat (26/6/2026), bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah.
Dia menilai kegiatan CSR seperti ini penting untuk terus didorong oleh para pelaku usaha sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
“Dengan adanya CSR ini kita ingin berbagi kebahagiaan, sekaligus membantu perbaikan ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini harga kebutuhan pokok seperti sembako cukup tinggi. Bantuan seperti ini bisa diarahkan juga untuk kebutuhan pendidikan,” ujar Nuryuliani kepada telusur seusai kegiatan.
Legislator PKS itu menambahkan, sebagian besar bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung biaya pendidikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat.
Berdasarkan data yang ada, jumlah penerima manfaat tercatat sekitar 273 anak dan ditargetkan meningkat menjadi sekitar 500 anak pada tahun depan. Pendataan penerima bantuan, kata Nuryuliani, dilakukan melalui perangkat lingkungan seperti RT dan RW agar lebih tepat sasaran.
Nuryuliani juga menjelaskan, bantuan tersebut umumnya menyasar anak yatim hingga jenjang sekolah menengah atas. Setelah lulus SMA, data penerima akan diperbarui untuk memberikan kesempatan kepada anak lain yang lebih membutuhkan.
“Kalau sudah lulus SMA kita anggap sudah dewasa dan bisa mulai mandiri. Jadi kuotanya dialihkan kepada anak-anak yatim lain yang masih membutuhkan,” tutur dia.
Selain itu, dia menyebut pihaknya melakukan verifikasi berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk mengecek kondisi sosial penerima jika ditemukan perubahan data di lapangan.
Lebih lanjut, Nuryuliani menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah anak yatim dari keluarga dengan kondisi ekonomi rendah.
Menurut dia, pendekatan seleksi dilakukan agar bantuan benar-benar menyentuh pihak yang paling membutuhkan.
Nuryuliani turut mengungkapkan, fokus perhatian terhadap anak yatim didasarkan pada nilai-nilai keagamaan dan teladan Rasulullah SAW yang menganjurkan untuk menyayangi dan memuliakan anak yatim.
Dia pun menyebut, kegiatan CSR ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim di Kota Depok.
Laporan: Malik Sihite



