telusur.co.id -Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, memberikan dukungannya terhadap penunjukan Rizky Ridho sebagai kapten tim untuk menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/6/2026).
Ridho dipercaya mengenakan ban kapten setelah kapten utama Timnas Indonesia, Jay Idzes, harus absen karena masih menjalani pemulihan cedera.
Menjadi kapten bukanlah hal baru bagi Ridho. Pemain kelahiran Surabaya tersebut saat ini menjabat sebagai kapten utama dari Persija Jakarta.
Diks menilai keputusan para pemain memilih Ridho sebagai kapten merupakan pilihan yang tepat. Menurutnya, bek Persija Jakarta tersebut memiliki kualitas kepemimpinan yang diakui seluruh anggota skuad.
"Ya, Ridho akan menjadi kapten besok. Dia adalah seorang pemimpin, dia orang yang baik dan dia mendapat rasa hormat yang besar dari semua pemain, termasuk saya," ungkap Diks pada konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (5/6)
"Dia akan memimpin kita besok dan saya pikir dia pantas mendapatkannya," puji pemain klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach itu.
Kendati demikian, Diks mengakui absennya Idzes tetap menjadi kehilangan besar bagi Timnas Indonesia. Pemain yang besar di kompetisi Eropa itu menyebut sosok Idzes memiliki pengaruh yang sangat besar di dalam tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Sekarang tentang Jay. Saya pikir apa yang dikatakan pelatih juga benar, saya sudah melihat bahwa Jay tidak tergantikan," ungkapnya.
"Dia seseorang yang memimpin tim secara alami, dia sudah melakukannya sejak lama. Kami merindukannya, tapi tentu saja kami harus tetap bertanding tanpanya," tambah Diks.
Menurut Diks, kondisi cedera yang dialami Idzes memang membuat sang kapten tidak bisa bergabung pada agenda FIFA Matchday kali ini. Namun, ia berharap bek andalan Indonesia tersebut dapat segera pulih dan kembali memperkuat skuad Garuda pada kesempatan berikutnya.
"Dia tidak di sini karena alasan cedera dan kami berharap dia segera bugar secepat mungkin. Tapi kali ini kami harus melakukannya tanpa dia dan kami punya banyak pemain yang bisa menunjukkan kemampuan mereka sekarang," pungkasnya kepada para awak media.
Pemain berusia 29 tahun itu menegaskan bahwa seluruh anggota tim harus mengambil tanggung jawab lebih besar untuk menutupi absennya Idzes. Diks pun siap menjadi salah satu pemain yang tampil lebih vokal dan membantu memimpin tim di lapangan.
"Tentu saja kami kehilangan pemimpin kami, tapi orang lain harus melangkah maju, termasuk saya," tegasnya.
Sejak bergabung dengan timnas Indonesia, sosok Jay Idzes memang tidak tergantikan. Idzes semakin matang dalam segi permainan dan juga sebagai pemimpin di dalam tim. Bahkan ketika ada pergantian pelatih kepala sejak Shin Tae-yong, Patrick Kluivert dan kini John Herdman, Idzes menjadi tulang punggung lini pertahanan tim Garuda.
Pemain asal klub liga Serie A Italia, Sassuolo itu, bermain apik sepanjang musim dengan mencatatkan 35 kali main sebagai starter.



