telusur.co.id - Ledakan terdengar di wilayah utara Israel ketika sistem pertahanan udara negara itu berupaya mencegat rudal yang diluncurkan dari Iran. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah Israel bersama Amerika Serikat melancarkan serangan nasional terhadap Iran.
Militer Israel sebelumnya mengumumkan akan mengaktifkan sistem pertahanan udaranya untuk menghadapi tembakan balasan dari Iran. Beberapa ledakan dilaporkan terdengar sesaat setelah pernyataan itu disampaikan.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai tingkat kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan yang masih berlangsung.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai respons atas serangan gabungan tersebut.
“Sebagai tanggapan atas agresi musuh yang bermusuhan dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Republik Islam Iran terhadap wilayah pendudukan telah dimulai,” demikian pernyataan IRGC.
Eskalasi terbaru ini menandai babak baru dalam konflik yang meningkat cepat antara kedua negara, memicu kekhawatiran akan meluasnya konfrontasi di kawasan Timur Tengah.
aljazeera



