Mendikdasmen Resmikan Gedung 2 SDM Limas, Komitmen Muhammadiyah Bangun Pendidikan Unggul - Telusur

Mendikdasmen Resmikan Gedung 2 SDM Limas, Komitmen Muhammadiyah Bangun Pendidikan Unggul

Peresmian Gedung 2 Lantai 1 dan 2 SD Muhammadiyah 15 (Limas) Surabaya oleh Mendikdasmen RI, Prof. Abdul Mu'ti

telusur.co.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. meresmikan penggunaan Gedung 2 Lantai 1 dan 2 SD Muhammadiyah 15 (Limas) Surabaya, yang berada di bawah naungan Perguruan Muhammadiyah Wiyung. 

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang pembangunan sarana pendidikan SD Muhammadiyah (SDM) 15 Surabaya yang telah direncanakan hampir 10 tahun lalu. Gedung yang diresmikan merupakan bagian dari rencana pembangunan gedung bertingkat yang secara keseluruhan akan berjumlah lima lantai, dan dikenal dengan sebutan “LIMO” (Lima Muhammadiyah 15). 

Komitmen Muhammadiyah Membangun Pendidikan Unggul

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada jajaran Muhammadiyah Kota Surabaya atas kontribusi nyata dalam dunia pendidikan.

“Saya bersyukur dapat hadir dalam peresmian SD Muhammadiyah 15 Surabaya ini. Apa yang direncanakan sepuluh tahun lalu. Alhamdulillah hari ini mulai terwujud dengan berdirinya dua lantai dari rencana lima lantai. Ini menunjukkan komitmen dan konsistensi Muhammadiyah dalam membangun pendidikan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah senantiasa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas untuk semua.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdul Mu’ti juga menekankan program Sekolah Aman dan Nyaman yang tengah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurutnya, sekolah aman tidak hanya dimaknai sebagai bangunan yang kokoh dan lingkungan yang sehat, bebas dari polusi dan risiko fisik, tetapi juga aman secara intelektual, spiritual, dan sosial.

“Sekolah harus menjadi tempat di mana anak-anak merasa seperti di rumah sendiri. Aman secara intelektual berarti anak-anak berani belajar, berani bertanya, dan tidak takut salah. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar,” jelasnya.

Ia mencontohkan dengan kisah sederhana tentang seorang anak yang keliru menjawab pertanyaan saat ujian, namun justru dari situlah proses belajar terjadi dan tidak boleh langsung divonis atau dimatikan rasa ingin tahunya.

Lebih lanjut, Prof. Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya keamanan spiritual bagi peserta didik. Anak-anak perlu diberi ruang untuk mengamalkan ajaran agama, menumbuhkan religiositas, dan memperkuat akidah, tidak hanya melalui doktrin, tetapi juga melalui pendampingan yang penuh empati.

Ia mengungkapkan keprihatinannya atas meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental dan bunuh diri di kalangan anak dan remaja, termasuk anak-anak usia belia.

“Ini menjadi kegelisahan kita bersama. Anak-anak membutuhkan ruang aman secara spiritual dan psikologis. Mereka perlu dipandu, didampingi, dan didengarkan agar tidak merasa sendiri,” tuturnya dengan nada haru.

Peresmian Gedung 2 Lantai 1 dan 2 SD Muhammadiyah 15 Surabaya ini diharapkan menjadi awal dari penyelesaian pembangunan gedung secara keseluruhan, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat pendidikan yang unggul, aman, nyaman, dan berkarakter.

Dengan sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat, SD Muhammadiyah 15 Surabaya diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, sehat secara mental, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Dr. M. Ridlwan, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukur atas terealisasinya sebagian pembangunan gedung tersebut.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini SD Muhammadiyah 15 Surabaya dapat meresmikan penggunaan Gedung Lantai 1 dan 2. Ini adalah hasil dari ikhtiar panjang selama 10 tahun, karena gedung ini telah dirancang hampir satu dekade yang lalu,” sebutnya.

Ia menguraikan bahwa, SD Muhammadiyah 15 Surabaya merupakan salah satu Sekolah Dasar unggulan Muhammadiyah di wilayah Surabaya Barat, berdampingan dengan SD Muhammadiyah 14 di wilayah Barat Utara. Keunggulan ini, menurutnya, sejalan dengan garis kebijakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.

“Seluruh sekolah Muhammadiyah harus berada di atas Standar Nasional Pendidikan. Tidak boleh ada yang berada di bawah standar, karena jika di bawah standar akan membebani pemerintah. Sebaliknya, jika berada di atas standar, maka akan menjadi kebanggaan pemerintah dan bangsa,” jelasnya.

Kepala Sekolah Muhammadiyah 15 Surabaya, Mationo, M.A. menuturkan bahwa, peresmian gedung baru ini merupakan momen yang telah lama dinantikan. Pembangunan gedung tersebut memang telah direncanakan oleh pihak sekolah bersama para pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah maupun Tim Muhammadiyah.

"Tujuan pembangunan ini adalah agar sekolah Muhammadiyah memiliki fasilitas berupa gedung yang nyaman dan ramah lingkungan (vegetatif) demi menunjang kemajuan serta perkembangan peserta didik. Gedung ini direncanakan memiliki kurang lebih lima lantai dengan luas sekitar 2.500 meter persegi,” ucapnya.

Secara umum, pembangunan hingga lantai lima telah selesai. Namun, untuk tahap saat ini, lantai satu dan dua yang sudah dapat ditempati karena proses finishing telah rampung. 

“Sementara itu, lantai empat dan lima masih dalam tahap penyelesaian dan akan dilanjutkan pada proses berikutnya. Gedung yang sudah selesai ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan di sekolah,” tutup Ustadz Mationo. (ari)


Tinggalkan Komentar