Menteri Basuki Minta Jajarannya Percepat Belanja Infrastruktur dan Jangan Impor - Telusur

Menteri Basuki Minta Jajarannya Percepat Belanja Infrastruktur dan Jangan Impor


telusur.co.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berpesan kepada seluruh jajarannya di PUPR, setelelah libur Lebaran, tetap menjaga ritme kerja dan mempercepat belanja infrastruktur untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi. 

Hal itu disampaikan Basuki dalam acara Halal bi Halal melalui video conference yang dihadiri seluruh Kepala Balai Besar/Balai di Lingkungan Kementerian PUPR yang tersebar di 34 provinsi, pada Rabu (11/5/22). 

Basuki berharap, belanja anggaran Kementerian PUPR dapat berkontribusi langsung pada percepatan pemulihan kondisi sosial ekonomi akibat Pandemi COVID-19, dengan menyerap tenaga kerja dan menjaga daya beli masyarakat.

"Tolong dipercepat, nanti akhir Mei 2022 kita lakukan Midterm Review. Tahun ini sangat krusial untuk bisa kita manfaatkan dalam meringankan beban anggaran 2023. Tetapi langkah percepatan harus tetap menjaga kualitas produk dengan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang baik, kompetitif, transparan, dan akuntabilitas," pinta Basuki. 

Basuki juga mengingatkan akan pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri dalam menjaga roda ekonomi nasional. 

Dalam belanja infrastruktur, Basuki menekankan seluruh material yang digunakan harus produksi dalam negeri. Jika terpaksa impor, haruslah diketahui Direktur Jenderal dan bila benar-benar tidak ada produksi dalam negeri. 

"Pasca Pandemi ini kita dorong pemanfaatan produk-produk dalam negeri, kalau dulu perintahnya utamakan produksi dalam negeri, kalau sekarang di larang impor," kata Basuki. 

Tak lupa, Basuki menyampaikan apresiasi Presiden Joko Widodo kepada seluruh Kementerian/Lembaga dalam pelaksanaan Mudik Lebaran tahun ini. Termasuk kepada Kementerian PUPR dalam mempersiapkan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan para pemudik. "Presiden mengucapkan terima kasih atas manajemen arus mudik dan arus balik yang baik, sehingga tidak ada complaint yang menonjol."

"Alhamdulillah, walaupun masih dengan keterbatasan prasarana, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dapat merekayasa lalu lintasnya semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat. Pasti ada kekurangan karena traffic nya memang luar biasa. Untuk itu, kita akan evaluasi agar tahun depan dapat lebih baik lagi," kata Basuki.[Fhr


Tinggalkan Komentar