Meski Dipastikan Digelar Tanpa Penonton, Panpel Piala Presiden 2026 Tetap Libatkan UMKM di Final - Telusur

Meski Dipastikan Digelar Tanpa Penonton, Panpel Piala Presiden 2026 Tetap Libatkan UMKM di Final

Konferensi pers Piala Presiden Elite 2026. Foto: dok. Piala Presiden 2026.

telusur.co.id -Pertandingan final Piala Presiden 2026 dipastikan berlangsung tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Namun, keputusan tersebut tidak membuat panitia menghilangkan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, menegaskan UMKM tetap menjadi bagian dari penyelenggaraan turnamen. Panitia tetap membeli kebutuhan konsumsi dari pelaku UMKM, meski jumlahnya disesuaikan karena tidak adanya penjualan tiket maupun kehadiran suporter di stadion.

"Iya. Nomor satu, kita panitia sudah memutuskan makanan kita beli dari UMKM. Kedua, untuk pihak keamanan juga kita dorongnya untuk ke UMKM gitu," kata Tsamany kepada awak media, Rabu (5/8/2026) di Jakarta. 

Tak hanya untuk panitia dan petugas keamanan, Tsamara mengatakan kebutuhan konsumsi bagi sponsor serta tamu undangan yang hadir secara terbatas juga tetap dipenuhi oleh UMKM.

"Dan juga untuk mungkin undangan-undangan seperti sponsor, undangan yang terbatas ya, itu juga kita beli makanannya dari UMKM," tambahnya.

Menurut Tsamara, komitmen tersebut merupakan salah satu nilai yang sejak awal diusung Piala Presiden. Karena itu, meski pertandingan digelar tanpa penonton, panitia tetap berupaya menghadirkan dampak ekonomi bagi masyarakat. 

Kehadiran UMKM di tengah laga yang tidak dapat dihadiri penonton umum ini sempat dipertanyakan masyarakat. Karena, tentu para UMKM ini akan kekurangan pembeli kendati mereka tetap berjualan di area stadion. 

"Jadi memang kenapa kita tetap melibatkan UMKM meskipun tidak ada penonton, karena itu kan value Piala Presiden ya sejak awal," ungkap Tsamara.

Ia menambahkan, keberadaan UMKM bukan hanya menjadi pelengkap dalam penyelenggaraan turnamen, tetapi bagian penting dari upaya menciptakan perputaran ekonomi di daerah tuan rumah.

"Value-nya sejak awal adalah memiliki perputaran ekonomi, memiliki dampak ekonomi. UMKM itu adalah salah satu yang paling penting gitu. Jadi meskipun tidak ada penonton, kami tetap dorong itu gitu. Jadi tetap kami belanjanya dari UMKM. Memang angkanya dikurangi karena kan tidak ada penonton," tegasnya.

Meski volume belanja panitia berkurang dibandingkan laga yang dihadiri penonton, Tsamara memastikan UMKM tetap mendapatkan ruang dalam penyelenggaraan partai puncak Piala Presiden 2026. 

UMKM yang akan terlibat dalam laga puncak turnamen pramusim bergengsi ini dipastikan berjumlah 25 UMKM. Jumlah ini berkurang hampir setengahnya dari yang terlibat dalam fase grup yang digelar di Bandung dan Surabaya. 

Sebagai informasi, laga perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persija Jakarta menghadapi Arema FC. Sementara itu, partai final akan menyajikan duel klasik antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kedua pertandingan dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton sesuai keputusan panitia penyelenggara dan rekomendasi dari pihak keamanan.


Tinggalkan Komentar