telusur.co.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya peningkatan kepesertaan aktif pada BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini disampaikan saat pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru kedua lembaga untuk masa jabatan 2026–2031.
Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin menyampaikan bahwa kedua BPJS memiliki agenda mendesak terkait kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal, sekaligus meningkatkan manfaat yang diterima masyarakat. “BPJS kepesertaan aktif akan terus kita dorong,” ujar Muhaimin.
Untuk periode ini, Prihati Pujowaskito ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan menggantikan Ali Ghufron Mukti, sementara Saiful Hidayat menjadi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 17/P dan 18/P Tahun 2026.
Menteri Muhaimin menambahkan, Direksi baru BPJS akan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menuntaskan berbagai persoalan yang masih tertunda, sejalan dengan semangat Inpres 8/2025. Ia menegaskan bahwa BPJS berperan sebagai ujung tombak sistem jaminan sosial nasional dan menjadi instrumen krusial untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. [ham]



