Legislator Widya Pratiwi Kecam Keras Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Aparat di Kota Tual - Telusur

Legislator Widya Pratiwi Kecam Keras Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Aparat di Kota Tual

Anggota Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan Maluku, Widya Pratiwi

telusur.co.id - Anggota Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan Maluku, Widya Pratiwi, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan oknum anggota Satbrimob Polda Maluku terhadap seorang pelajar Madrasah hingga menyebabkan meninggalnya Arianto Tawakal (14), siswa kelas IX Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Maluku Tenggara, di Kota Tual.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini sangat memprihatinkan dan mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar Widya.

Sebagai Anggota Komisi III DPR RI yang bermitra dengan Polri, Widya menegaskan bahwa dugaan tindakan kekerasan oleh oknum aparat penegak hukum tidak dapat ditoleransi. Ia meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, profesional, dan akuntabel guna memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Sebagai mitra Polri di Komisi III, saya mendorong agar kasus ini ditindaklanjuti secara terbuka dan profesional. Siapapun yang terbukti bersalah harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan hukum yang tegas dan transparan menjadi kunci untuk memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban serta menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Widya juga menilai bahwa peristiwa ini menciderai semangat reformasi Polri yang selama ini diarahkan untuk membangun institusi yang profesional, modern, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dan perlindungan terhadap warga sipil. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas terhadap oknum tersebut penting untuk menjaga marwah institusi Polri serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi, dan mempercayakan proses hukum berjalan secara fair dan berkepastian,” pungkas Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Maluku tersebut.


Tinggalkan Komentar