Natal Oikumene Pelabuhan Tanjung Perak Jadi Simbol Persatuan Stakeholder Sambut 2026 - Telusur

Natal Oikumene Pelabuhan Tanjung Perak Jadi Simbol Persatuan Stakeholder Sambut 2026

Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi (kiri) dan Dirut PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait (kanan) pada Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di Ciputra World Surabaya, Jumat malam (23/1). Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Umat Kristiani bersama seluruh pemangku kepentingan Pelabuhan Tanjung Perak berkumpul dalam Ibadah dan Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di New Life Ballroom, Ciputra World Surabaya, Jumat malam (23/1). Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya ballroom berkapasitas 1.000 orang, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan pelabuhan.

Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), perayaan ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, mulai dari Pemerintah Kota Surabaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Bea dan Cukai, Distrik Navigasi, Lantamal V, Pelindo Group, asosiasi kepelabuhanan dan logistik, perusahaan pelayaran (shipping lines), perbankan, hingga mitra usaha di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong (TTL), David P. Sirait, yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Natal Oikumene Stakeholder Pelabuhan Tanjung Perak 2025, menegaskan bahwa perayaan ini memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan seremonial.

“Pelabuhan Tanjung Perak bukan hanya pusat aktivitas logistik nasional, tetapi juga sebuah keluarga besar. Melalui Natal Oikumene ini, kami ingin meneguhkan kembali nilai kebersamaan, saling percaya, dan kolaborasi antar seluruh stakeholder dalam melayani negeri,” ujar David P. Sirait.

Ia menambahkan, di tengah tantangan global dan dinamika industri maritim yang terus berkembang, soliditas seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan utama pelabuhan.
“Dengan semangat Natal, kita menatap Tahun 2026 dengan optimisme, persatuan, dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin andal, aman, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Natal Oikumene di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperkuat nilai persatuan dan kepedulian.

“Perayaan Natal Oikumene di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak ini sangat istimewa. Ini pertama kalinya saya melihat seluruh stakeholder pelabuhan bersatu dalam satu perayaan Natal yang penuh kasih dan sukacita. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan kebersamaan,” ujar Eri Cahyadi.

Menurutnya, nilai-nilai Natal juga memiliki peran penting dalam mendoakan dan membangun masa depan Kota Surabaya.
“Damai Natal membuat banyak orang berbahagia dan menghadirkan semangat untuk terus mendoakan Kota Surabaya agar menjadi kota yang nyaman, aman, dan sejahtera. Pelabuhan Tanjung Perak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan Surabaya, dan doa serta kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan besar bagi kota kita,” imbuhnya.

Perayaan Natal Oikumene ini semakin semarak dengan penampilan komika nasional Mongol Stress, yang menghadirkan sesi stand-up comedy untuk mencairkan suasana dan mempererat kebersamaan antar stakeholder.

Melalui perayaan ini, keluarga besar Pelabuhan Tanjung Perak meneguhkan komitmen untuk terus membangun ekosistem kepelabuhanan yang profesional, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi Kota Surabaya dan Indonesia.


Tinggalkan Komentar