Pelatihan dan Sertifikasi Diperkuat agar Anak Muda Makin Siap Masuk Dunia Kerja - Telusur

Pelatihan dan Sertifikasi Diperkuat agar Anak Muda Makin Siap Masuk Dunia Kerja

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Siti Qomariyah

telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Siti Qomariyah mendorong penguatan pelatihan dan sertifikasi keterampilan bagi generasi muda sebagai bekal menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis.

Pesan tersebut disampaikan Siti Qomariyah saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan bertema “Optimalisasi Peluang Ketenagakerjaan dan Pembinaan SDM Lokal” di Kampung Tambun Baru RT 003/002, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (10/8/2026).

Menurut Siti, masyarakat usia produktif di wilayah tersebut memiliki semangat belajar dan kemampuan beradaptasi yang menjadi modal penting untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri. Namun, potensi tersebut perlu diperkuat dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, ia mendorong agar program pelatihan kerja dapat diberikan secara berkala dengan bidang yang relevan, mulai dari keterampilan teknik, digitalisasi, bahasa asing, hingga kewirausahaan.

“Anak-anak muda kita punya semangat untuk bekerja dan berkembang. Yang perlu kita pastikan adalah mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga ketika kesempatan datang, mereka benar-benar siap mengambilnya,” ujar Siti Qomariyah.

Selain pelatihan, Siti menilai sertifikasi keahlian menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Sertifikasi profesi dapat membantu memperkuat kualifikasi dan memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki tenaga kerja ketika bersaing di pasar kerja formal.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak cukup hanya dilakukan melalui pelatihan singkat. Harus ada kesinambungan antara pembelajaran, penguasaan keterampilan, sertifikasi, hingga kesempatan untuk mengimplementasikan kemampuan tersebut di dunia kerja.

Siti juga mendorong agar pelatihan tidak hanya diarahkan kepada mereka yang ingin bekerja di perusahaan. Bagi anak muda yang memiliki minat berusaha, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk membangun usaha secara mandiri.

“Tidak semua orang harus mencari pekerjaan. Ada juga anak-anak muda yang bisa menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri. Karena itu, kewirausahaan juga perlu menjadi bagian dari pembinaan SDM,” katanya.

Ia menilai keberadaan kawasan industri dan perkembangan wilayah Kabupaten Bekasi menjadi peluang yang harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia lokal. Pemerintah perlu memperkuat hubungan antara program pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha agar keterampilan yang diberikan benar-benar memiliki relevansi dengan lapangan kerja yang tersedia.

Dalam kegiatan tersebut, Siti juga membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan dan harapan terkait ketenagakerjaan. Suasana dialog yang hangat menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap peluang kerja dan peningkatan kualitas SDM di wilayah mereka.

Siti berharap penguatan kompetensi generasi muda dapat membuka lebih banyak jalan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak maupun membangun usaha mandiri.

“Kita ingin anak-anak muda bukan hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga siap ketika peluang itu datang. Dengan keterampilan dan kompetensi yang kuat, mereka akan punya kepercayaan diri untuk bersaing dan menentukan masa depannya,” pungkasnya. (VC)


Tinggalkan Komentar