telusur.co.id -Persija Jakarta sukses mengamankan posisi ketiga Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC dengan skor 3-1 pada laga perebutan peringkat ketiga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).
Meski tampil hanya dengan menurunkan dua pemain asing, Macan Kemayoran langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Hasilnya, Persija sudah membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Witan Sulaeman. Memanfaatkan serangan cepat, Witan berhasil menaklukkan kiper Arema FC dan membawa tim ibu kota unggul 1-0.
Arema FC mencoba bangkit setelah tertinggal. Upaya Singo Edan membuahkan hasil pada menit ke-28 ketika Salim Tuharea berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Menjelang turun minum, Arema sempat membalikkan keadaan lewat gol Marcus Vinicius pada menit ke-40. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan peninjauan Video Assistant Referee (VAR). Hasil tayangan ulang menunjukkan Salim Tuharea lebih dahulu melakukan handball dalam proses terciptanya gol.
Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, tim besutan pelatih Korea Selatan, Shin Tae-yong kembali mengambil inisiatif menyerang. Peluang emas didapat Gustavo Almeida pada menit ke-60 saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Syahrul Trisna. Namun, penyelesaian akhir striker asal Brasil itu masih mampu digagalkan sang penjaga gawang.
Tekanan Persija akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-72. Arlyansyah Abdulmanan sukses memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Syahrul Trisna untuk membawa Macan Kemayoran kembali unggul 2-1.
Arema berusaha meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan. Namun, justru Persija yang mampu menambah keunggulan pada menit ke-87.
Victor Dethan berhasil lolos dari kawalan lini belakang Arema FC setelah menerima umpan terobosan matang dari Witan Sulaeman. Dengan tenang, Dethan menuntaskan peluang tersebut menjadi gol yang mengubah skor menjadi 3-1.
Pada masa injury time, Persija sebenarnya kembali membobol gawang Arema melalui Witan Sulaeman. Akan tetapi, gol tersebut dianulir wasit karena Victor Dethan yang terlibat dalam proses serangan lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk keunggulan Persija tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026 sekaligus berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp2,5 miliar.



